Mengapa Keanggotaan Iran di Uni Ekonomi Eurasia Penting?
Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) adalah persatuan ekonomi antarpemerintah yang terdiri dari lima negara, Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kyrgyzstan, yang dibentuk pada tahun 2014 dan secara resmi mulai bekerja pada tahun 2015.
Tehran, Parstoday- Uni Ekonomi Eurasia, dengan potensi luas wilayah negara anggotanya senitar 20 juta kilometer persegi dan jumlah penduduk lebih dari 183 juta jiwa, merupakan pasar yang menarik di kawasan.
Menurut para ahli, yang menjadikan organisasi ini penting adalah pertimbangan kawasan Eurasia sebagai pusat global, dalam arti bahwa negara mana pun yang mendominasi kawasan ini akan mendominasi sebagian besar perdagangan dunia, karena kondisi komunikasi globalnya yang istimewa.
Mulai Kamis, Republik Islam Iran secara resmi menjadi anggota pengamat Uni Ekonomi Eurasia.
Dokumen terkait keanggotaan Republik Islam Iran dalam Uni Ekonomi Eurasia ditandatangani oleh para kepala negara anggota pada hari Kamis di akhir pertemuan dewan tertinggi serikat ini, yang diadakan di St.Petersburg di hadapan Sayed Mohammad Atabek, Menteri Perindustrian, Pertambangan dan Perdagangan Iran.
Para ahli menilai kehadiran dan partisipasi Iran dalam Uni Ekonomi Eurasia bisa membantu perekonomian regional, dan akan semakin memperkuat perdagangan timbal balik negara-negara anggota. Sebelumnya, banyak politisi dan pakar isu regional menilai kehadiran Iran di Uni Eurasia sangat penting.
Selain kemampuan ekonomi dan energi yang sebenarnya, Iran memiliki kemampuan yang tak tergantikan dalam menghubungkan negara-negara Uni Ekonomi Eurasia dengan pasar global yang menarik, termasuk Teluk Persia, anak benua India, dan negara-negara di Samudera Hindia hingga Asia Timur dan Tenggara. Oleh karena itu, Republik Islam Iran memandang penerapan perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia sebagai perkembangan positif menuju perluasan kerja sama di bidang lain, termasuk transportasi dan transit, serta ketahanan energi.
Dengan keanggotaan resmi Iran di Uni Ekonomi Eurasia sebagai pengamat, sebuah jendela menuju pasar besar sebesar 800 miliar dolar dari serikat ini terbuka bagi para pelaku ekonomi Iran.(PH)