Iran Dibilang sudah Lemah, Rahbar: Masa Depan akan Buktikan Siapa yang Lemah
Jan 23, 2025 09:15 Asia/Jakarta
-
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Khamenei
Parstoday – Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, atau Rahbar bertemu ratusan pengusaha, investor, dan pelaku ekonomi Iran. Ia menyinggung kemenangan perlawanan di Gaza dan mengatakan apa yang sedang terjadi di hadapan mata dunia mirip dongeng.
Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Rabu (22/1/2025) dalam pertemuan itu menyebut kemajuan dan inovasi sektor swasta menjadi harapan dan gerakan, maka dari itu diperlukan upaya serius media untuk menyadarkan masyarakat terutama kaum muda terkait capaian-capaian menggembirakan sektor swasta.
Imam Khamenei menegaskan, otoritas pengambil keputusan, dan lembaga eksekutif negara harus membantu sektor swasta sebagai sebuah kewajiban yang sangat serius, dan menyingkirkan hambatan-hambatan di jalan pergerakan dan kemajuan mereka.
Pada pertemuan itu, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, menganggap gencatan senjata dan kemenangan Gaza, sebagai indikasi nyata dari terwujudnya prediksi bahwa perlawanan masih dan akan terus hidup.
“Apa yang sedang terjadi di hadapan mata dunia mirip dongeng, sebuah mesin perang besar semacam Amerika Serikat, mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, memberikan bom-bom penghancur bungker kepada rezim zalim penumpah darah, dan keji untuk mengebom 15.000 anak di rumah dan rumah sakit, tapi tidak berhasil mencapai tujuan-tujuannya,” papar Ayatullah Khamenei.
Pada saat yang sama, Imam Khamenei menekankan, jika tidak ada fasilitas-fasilitas Amerika Serikat, Rezim Zionis, pasti sudah bertekuk lutut di minggu-minggu pertama perang.
Ia menambahkan, “Rezim Zionis dalam setahun beberapa bulan ini melakukan semua kejahatan yang bisa dilakukannya, membombardir rumah, rumah sakit, masjid, dan gereja di wilayah kecil seperti Gaza, tapi pada akhirnya gagal mencapai tujuan yang sudah ditetapkan pemimpin celaka serta penjahat mereka yaitu menumpas Hamas, dan memerintah Gaza tanpa perlawanan. Sebaliknya Rezim Zionis justru terpaksa berunding dengan Hamas, dan menerima syarat-syarat gencatan senjata.”
Menurut Ayatullah Khamenei, daya hidup dan kemenangan perlawanan dalam kasus Gaza, merupakan bukti terwujudnya sunatullah, yaitu menang jika melawan.
“Di manapun hamba-hamba Tuhan yang baik melakukan perlawanan, maka kemenangan pasti akan mereka raih,” ungkap Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran.
Terkait statemen-statemen yang muncul karena ilusi dan khayalan sebagian orang tentang melemahnya Iran, Rahbar menuturkan, “Masa depan akan menunjukkan siapa yang sudah lemah, sebagaimana Saddam Hussein, juga mengira Iran sudah lemah, dan memulai serangan. Ronald Reagan, dengan khayalan yang sama memberikan banyak bantuan kepada Saddam Hussein, tapi akhirnya keduanya, dan para pengkhayal lainnya semua binasa, dan Republik Islam Iran, terus tumbuh, dan pengalaman ini bisa terulang berkat rahmat Ilahi.” (HS)