Iran Tidak Mentolerir Perilaku yang Bertentangan dengan JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i17983-iran_tidak_mentolerir_perilaku_yang_bertentangan_dengan_jcpoa
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran menilai pelaksanaan JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) sebagai satu hal yang sangat penting bagi Iran
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 17, 2016 15:07 Asia/Jakarta
  • Iran Tidak Mentolerir Perilaku yang Bertentangan dengan JCPOA

Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran menilai pelaksanaan JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) sebagai satu hal yang sangat penting bagi Iran

Ali Shamkhani mengungkapkan hal itu dalam pertemuannya dengan Borge Brende, Menteri Luar Negeri Norwegia di Tehran, ibukota Iran, Rabu (17/8/2016).

 

"Republik Islam Iran tidak akan mentoleransi perilaku yang bertentangan dengan JCPOA oleh sejumlah negara dengan tujuan mempertahankan sanksi," ujarnya.

 

Ia mengingatkan bahwa pencabutan seluruh sanksi merupakan hal yang penting dan tidak dapat dihindari untuk melanjutkan implementasi JCPOA.

 

Shamkhani lebih lanjut menyinggung fenomena terorisme yang mengancam seluruh negara dunia. Menurutnya, penyelesaian teroisme tanpa memperhatikan akar-akar keyakinan dan faktor-faktor utama sponsornya tidak mungkin dilakukan.

 

Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran lebih lanjut mengkritik perilaku yang tidak pantas sejumlah negara Eropa terhadap para pencari suaka.

 

Ia menuturkan, ketika jalur pengiriman senjata dari Eropa ke negara-negara yang dilanda krisis dibuka, jalur penerimaan para korban dari senjata ini justru ditutup dan mereka diperlakukan buruk, di mana kebijakan ini adalah pendekatan yang bertentangan dengan Hak Asasi Manusia.

 

Shamkhani juga menyinggung hubungan antara Iran dan Norwegia. Ia mengatakan, dengan memperhatikan potensi luas yang ada maka kerjasama ekonomi, perdagangan dan hubungan politik antarkedua negara dapat ditingkatkan.

 

Sementara itu, Menlu Norwegia mengatakan, Iran memiliki peran konstruktif dalam penciptaan stabilitas dan ketenteraman di Irak dan Suriah, dan kerjasama regional untuk menciptakan perdamaian di kawasan sensitif ini adalah penting.

 

Kunjungan Brende ke Tehran selama dua hari merupakan lawatan kedua Menlu Norwegia ini ke Iran selama dua tahun lalu. (RA)