Tehran: Bangsa Iran Tidak akan Mengizinkan Campur Tangan Asing
-
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, mengingat rekam jejak AS, mengumumkan bahwa bangsa Iran tidak akan mengizinkan campur tangan asing dalam urusan internalnya.
Menanggapi pernyataan intervensionis Presiden AS, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menekankan pada hari Jumat (02/01/2026), “Rakyat Iran tidak akan mengizinkan campur tangan asing apa pun dalam dialog dan interaksi mereka satu sama lain untuk menyelesaikan masalah.”
Jubir Kemenlu Iran mengatakan, “Cukup dengan meninjau rekam jejak panjang tindakan yang diambil oleh politisi Amerika untuk "menyelamatkan rakyat Iran" untuk memahami kedalaman "empati" Amerika terhadap bangsa Iran. Dari pengorganisasian kudeta 19 Mordad 1953 terhadap pemerintahan terpilih Dr. Mohammad Mossadegh dengan membiayai dan mempersenjatai para perusuh, hingga penembakan jatuh pesawat penumpang Iran pada tahun 1988 dan pembunuhan perempuan dan anak-anak tak berdosa di atas Teluk Persia, hingga dukungan penuh kepada Saddam dalam perang 8 tahun melawan Iran, hingga keterlibatan dengan rezim Israel dalam pembunuhan dan penyerangan terhadap infrastruktur Iran pada Khordad 1404 HS, dan tentu saja sanksi yang disebut sebagai sanksi terberat dalam sejarah. Dan hari ini, ancaman untuk menyerang Iran dengan dalih belas kasihan kepada rakyat Iran merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip terpenting hukum internasional!”
Juru bicara Kementerian Luar Negeri menyatakan, “Rakyat Iran tidak akan mengizinkan campur tangan asing dalam dialog dan interaksi mereka satu sama lain untuk menyelesaikan masalah.”(sl)