Taremi: Kami Bermain untuk Seluruh Rakyat Iran
-
Mehdi Taremi, pemain Tim Melli Sepak Bola Iran
Pars Today - Pemain tim nasional sepak bola Iran mengatakan, "Kami bermain untuk seluruh rakyat Iran, baik mereka yang berada di dalam negeri maupun mereka yang hadir di luar negeri.
Melansir IRNA, 15 Juni 2026, Mehdi Taremi, pemain Tim Melli Sepak Bola Iran, dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Selandia Baru yang akan digelar pada dini hari Selasa di Los Angeles, menyatakan, "Kami bermain untuk seluruh rakyat Iran, baik mereka yang berada di dalam negeri maupun mereka yang hadir di luar negeri, dan sepak bola dapat menyatukan semua orang."
Ia menambahkan, "Kami berusaha membahagiakan seluruh rakyat Iran. Dengan sepak bola, kami akan menyatukan bangsa Iran yang beradab."
Taremi, terkait masalah-masalah yang dialami tim Iran, menjelaskan, "Bukan hanya Iran yang terpengaruh. Pihak lain termasuk para wasit juga terpengaruh. Sejak saat saya tiba, saya merasakan ketegangan."
Ia menambahkan, "Tentu saja, pengalaman yang saya miliki tidak seperti pengalaman-pengalaman indah saya di Piala Dunia sebelumnya. Kita berbicara tentang perdamaian dan kebahagiaan, tapi secara alami kita tidak memiliki pengalaman yang sama seperti sebelumnya."
Taremi mengatakan, "Beberapa negara menghadapi masalah visa dan perubahan lokasi kamp latihan. Jadi ya, kami memiliki masalah, tapi bahkan sebelum kami tiba di sini, perasaan yang dimiliki orang-orang terhadap harapan Piala Dunia tidak seperti sebelumnya."
Penyerang Iran ini melanjutkan, "Piala Dunia ini bisa memiliki suasana yang lebih baik dari yang ada sekarang. Saya berharap di masa depan, untuk semua penggemar di Piala Dunia, terlepas dari tim mana yang mereka dukung, kondisinya menjadi lebih baik."
Pemain tim nasional sepak bola Iran mengatakan: kami bermain untuk seluruh rakyat Iran, baik mereka yang berada di dalam negeri maupun mereka yang hadir di luar negeri.
Melansir IRNA, Mehdi Taremi, pemain tim nasional sepak bola Iran, dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Selandia Baru yang akan digelar pada dini hari Selasa di Los Angeles, menyatakan: "Kami bermain untuk seluruh rakyat Iran, baik mereka yang berada di dalam negeri maupun mereka yang hadir di luar negeri, dan sepak bola dapat menyatukan semua orang."
Ia menambahkan: "Kami berusaha membahagiakan seluruh rakyat Iran. Dengan sepak bola, kami akan menyatukan bangsa Iran yang beradab."
Taremi, terkait masalah-masalah yang dialami tim Iran, menjelaskan: "Bukan hanya Iran yang terpengaruh. Pihak lain termasuk para wasit juga terpengaruh. Sejak saat saya tiba, saya merasakan ketegangan."
Ia menambahkan: "Tentu saja, pengalaman yang saya miliki tidak seperti pengalaman-pengalaman indah saya di Piala Dunia sebelumnya. Kita berbicara tentang perdamaian dan kebahagiaan, tapi secara alami kita tidak memiliki pengalaman yang sama seperti sebelumnya."
Taremi mengatakan: "Beberapa negara menghadapi masalah visa dan perubahan lokasi kamp latihan. Jadi ya, kami memiliki masalah, tapi bahkan sebelum kami tiba di sini, perasaan yang dimiliki orang-orang terhadap harapan Piala Dunia tidak seperti sebelumnya."
Penyerang Iran ini melanjutkan: "Piala Dunia ini bisa memiliki suasana yang lebih baik dari yang ada sekarang. Saya berharap di masa depan, untuk semua penggemar di Piala Dunia, terlepas dari tim mana yang mereka dukung, kondisinya menjadi lebih baik."
Pernyataan Taremi ini menarik karena ia berhasil menyampaikan pesan diplomatik di tengah situasi yang tidak nyaman. Frasa "bukan hanya Iran yang terpengaruh" adalah cara halus untuk mengakui masalah tanpa menyalahkan satu pihak. Dan ketika ia berkata "pengalaman ini tidak seperti Piala Dunia sebelumnya", ia sedang menyampaikan kritik terselubung terhadap suasana turnamen yang terasa berbeda, kurang hangat, kurang meriah, kurang "Piala Dunia". Namun yang paling menyentuh adalah pembukaannya: "Kami bermain untuk seluruh rakyat Iran, baik di dalam maupun luar negeri." Ini adalah pengakuan bahwa diaspora Iran, jutaan orang yang tinggal di luar negeri, juga bagian dari bangsa ini. Dalam satu kalimat, Taremi menyatukan mereka yang mungkin secara politik terpecah, menjadi satu bangsa yang didukung oleh satu tim.(Sail)