Dua Gol Lewat, Dua Gol Kembali: Ghalenoei Akui Timnya Terhambat Adaptasi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191574-dua_gol_lewat_dua_gol_kembali_ghalenoei_akui_timnya_terhambat_adaptasi
Pars Today - Pelatih Tim Melli Sepak Bola Iran mengatakan, "Pertandingan kami melawan Selandia Baru adalah pertandingan terbaik di fase grup. Saya puas dengan permainan, tapi tidak puas dengan hasilnya."
(last modified 2026-06-16T09:11:57+00:00 )
Jun 16, 2026 11:43 Asia/Jakarta
  • Amir Ghalenoei, pelatih tim nasional Iran
    Amir Ghalenoei, pelatih tim nasional Iran

Pars Today - Pelatih Tim Melli Sepak Bola Iran mengatakan, "Pertandingan kami melawan Selandia Baru adalah pertandingan terbaik di fase grup. Saya puas dengan permainan, tapi tidak puas dengan hasilnya."

Melansir IRNA, dini hari Selasa, 16 Juni 2026, Tim Melli sepak bola Iran memulai pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2026 pukul 04:30 waktu Tehran melawan Selandia Baru dan bermain imbang 2-2.

Amir Ghalenoei, pelatih tim nasional Iran, usai pertandingan menyatakan, "Masalah yang saya khawatirkan sebelumnya, benar-benar terjadi. Kami seharusnya bisa tiba di lokasi pertandingan lebih awal, tetapi hal itu tidak diizinkan untuk Iran, sehingga adaptasi kami tidak 100% sempurna."

Pelatih tim nasional Iran menambahkan, "Pada menit-menit ketika tim mengalami penurunan performa, kami melakukan pergantian pemain dan berhasil membalikkan keadaan."

Ghalenoei menegaskan, "Kami harus menonton ulang rekaman pertandingan untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan tim agar dapat tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan berikutnya."

Pernyataan Ghalenoei sangat realistis. Ia tidak mencoba membenarkan hasil imbang, tetapi juga tidak merendahkan pencapaian timnya. Dua kali timnya kebobolan lebih dulu (menit ke-7 dan ke-55)  dan dua kali berhasil bangkit. Ini menunjukkan karakter juang yang baik, tetapi sekaligus menggarisbawahi masalah konsentrasi di awal babak.

"Adaptasi tidak 100%" yang ia sebutkan merujuk pada situasi unik yang dialami Tim Melli: mereka baru tiba di LA sehari sebelum pertandingan setelah bermarkas di Tijuana, Meksiko. Belum lagi masalah visa yang dialami staf pendukung dan suporter mereka. Sebuah pengakuan jujur bahwa faktor non-teknis benar-benar memengaruhi kesiapan tim.

Statistik pertandingan memperkuat analisisnya: Iran melepaskan 17 tembakan (4 di antaranya tepat sasaran) berbanding 14 tembakan Selandia Baru (8 tepat sasaran). Penguasaan bola hampir berimbang (49% vs 51%). Tim Melli sebenarnya pantas menang, tetapi lini pertahanan yang kurang disiplin membuat mereka kehilangan poin penuh.(Sail)