Dari Zurkhaneh ke Zocalo: Iran Tampilkan Peradaban di Piala Dunia
-
Penampilan grup musik tradisional Iran "Darvish" di Meksiko
Pars Today - Dalam salah satu program budaya paling meriah di FIFA Fan Festival 2026 di Meksiko, grup musik tradisional Iran "Darvish" dengan pertunjukan yang memukau di lapangan bersejarah Zocalo, lapangan terbesar di Mexico City, menampilkan seni, budaya, dan identitas Iran yang tak tertandingi.
Melansir Pars Today dari IRNA, 16 Juni 2026, grup musik tradisional Iran "Darvish" dengan membawakan karya-karya musik asli dan tradisional Iran, menciptakan suasana yang berbeda dan penuh semangat di jantung acara sepak bola terbesar di dunia. Salah satu bagian menonjol dari program ini adalah pertunjukan olahraga tradisional Iran (Varzesh-e Bastani) oleh Pahlavan Mohsen Golestanizadeh, juara 10 kali Asia, yang dengan gerakan-gerakan yang harmonis dan spektakuler, membangkitkan decak kagum luas dari para penonton.
Pertunjukan Mil-giri dan ritual olahraga Zurkhaneh diiringi musik Iran secara langsung, menghadirkan gambaran yang tak terlupakan dari salah satu tradisi budaya tertua Iran di hadapan ribuan pengunjung domestik dan internasional.
Hadirin di lapangan Zocalo Meksiko, dengan tepuk tangan yang berkepanjangan dan ekspresi antusiasme, mendampingi para seniman Iran, dan banyak dari mereka untuk pertama kalinya mengenal musik tradisional Iran dan ritual olahraga tradisional.
Kehadiran grup Darvish di FIFA Fan Festival Meksiko, adalah bagian dari program-program budaya Republik Islam Iran di sela-sela Piala Dunia 2026; kehadiran yang dengan memperkenalkan musik, seni, dan warisan spiritual Iran, telah menyajikan gambaran yang hidup dan nyata tentang peradaban Iran di hadapan ribuan warga Meksiko dan wisatawan internasional.
Pertunjukan ini adalah momen langka di mana Iran tidak berbicara tentang politik, tapi tentang peradaban. Zocalo, lapangan terbesar di Mexico City yang biasanya dipenuhi demonstrasi politik atau konser pop, tiba-tiba dipenuhi oleh suara musik tradisional Iran dan gerakan-gerakan Pahlavan yang telah dipraktikkan selama ribuan tahun. Yang paling menarik adalah bahwa bagi banyak penonton Meksiko, ini adalah pertama kalinya mereka mengenal Zurkhaneh, olahraga yang lebih tua dari olimpiade modern, yang menggabungkan kekuatan fisik, spiritualitas, dan puisi. Ini adalah diplomasi budaya dalam bentuknya yang paling murni: bukan dengan pidato, tetapi dengan keindahan.(Sail)