Boroujerdi: Kebijakan Pasti Iran, Mengembangkan Hubungan dengan Timur dan Tetangga
-
Alaeddin Boroujerdi
Pars Today - Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran menegaskan: "Kebijakan strategis Republik Islam didasarkan pada pengembangan hubungan dengan Timur dan negara-negara tetangga, dengan Tiongkok dan Rusia di garis depan."
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Alaeddin Boroujerdi, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Kamis (18/6), seraya menekankan sejarah positif hubungan Iran dan Tiongkok, menilai implementasi cepat dokumen kerja sama 25 tahun antara Teheran dan Beijing sebagai suatu keharusan strategis, dan mengatakan: "Kebijakan pasti Republik Islam adalah mengembangkan hubungan dengan Timur dan menghindari ketergantungan pada Barat."
Ia, merujuk pada sejarah hubungan Iran dan Tiongkok sepanjang masa, mengatakan: "Tiongkok adalah negara yang tidak memiliki catatan sejarah negatif dalam hubungan dengan Iran; sepanjang sejarah hubungan Iran dan Tiongkok, apa yang tercatat dan diriwayatkan, dari Jalur Sutra hingga topik-topik lainnya, didasarkan pada interaksi budaya dan hubungan yang sepenuhnya bersahabat dan positif, tanpa titik negatif apa pun."
Boroujerdi, dengan menekankan bahwa Tiongkok dianggap sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia, menambahkan: "Atas dasar ini, dokumen kerja sama komprehensif dan jangka panjang 25 tahun Iran dan Tiongkok, yang ditandatangani bertahun-tahun lalu, harus secepat mungkin memasuki tahap implementasi, dan hubungan ini harus berlanjut sehingga dapat dimanfaatkan dari semua dimensi politik, ekonomi, keamanan, dan bidang lainnya." (MF)