Mengantar Pemimpin Syahid Iran: Pintu Mosalla Tehran Dibuka untuk Jutaan Pelayat
-
Syahid Sayid Ali Khamenei
Pars Today - Upacara perpisahan dengan Pemimpin Syahid Revolusi dimulai dengan kehadiran jutaan pelayat di kawasan Mosalla Tehran dan jalan-jalan sekitarnya.
Melansir IRNA, 4 Juli 2026, upacara perpisahan dengan mujahid syahid, Ayatullah Sayid Ali Khamenei ra, dan keluarga beliau, dimulai sejak pagi hari ini, Sabtu, 13 Tir 1405 (4 Juli 2026), dengan kehadiran masyarakat yang berduka di Mosalla Tehran.
Jadwal Prosesi Lintas Kota dan Lintas Negara
Berdasarkan pengumuman Panitia Peringatan Gugurnya Syahid Mujahid Agung Ayatullah al-Udzma Khamenei, jadwal lengkap upacara perpisahan, prosesi, salat jenazah, dan pemakaman telah ditetapkan sebagai berikut:
Sabtu 13 & Minggu 14 Tir (bertepatan dengan 19 & 20 Muharram): Upacara perpisahan, prosesi awal, dan salat jenazah di Mosalla Imam Khomeini, Tehran.
Senin 15 Tir: Prosesi akbar dijalanan kota Tehran.
Selasa 16 Tir: Prosesi di kota suci Qom.
Rabu 17 Tir: Upacara perpisahan dan prosesi di kota suci Najaf dan Karbala (Irak).
Kamis 18 Tir (bertepatan dengan 24 Muharram): Prosesi puncak dan pemakaman di kota Mashhad, tepatnya di kompleks Makam Suci Imam Ridha as.
Penghormatan Resmi dari Para Pemimpin Dunia
Sebelumnya, pada hari Jumat (3/7), upacara penghormatan resmi telah diselenggarakan di Tehran. Acara ini dihadiri oleh para kepala negara, pejabat tinggi, serta tokoh-tokoh agama dan mazhab dari berbagai negara dunia yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Laporan ini merekam momen bersejarah yang sangat langka dan monumental. Rute prosesi pemakaman yang melintasi lima kota di dua negara (Tehran, Qom, Najaf, Karbala, dan Mashhad) bukanlah sekadar urusan logistik, melainkan sebuah pernyataan geopolitik dan spiritual yang sangat kuat. Tehran mewakili pusat pemerintahan dan rakyatnya; Qom mewakili pusat keilmuan Hawzah; Najaf dan Karbala mewakili jantung spiritualitas Syiah dan sejarah perlawanan; dan Mashhad, tempat beliau akan dimakamkan di dekat Imam Ridha as, mewakili cinta dan "kepulangan" spiritual. Fakta bahwa pemakaman ini bertepatan dengan bulan Muharam, bulan duka dan pengorbanan, menambahkan lapisan makna yang sangat dalam bagi jutaan pelayat yang mengantar beliau.(Sail)