Kemenhan Iran: Kami Tembus Informasi Berharga Musuh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i196144-kemenhan_iran_kami_tembus_informasi_berharga_musuh
Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Iran mengatakan: “Kami memiliki informasi dan analisis yang sangat berharga dan akurat mengenai kapasitas teknologi yang membantu pihak musuh dalam perang ini.”
(last modified 2026-09-03T06:23:55+00:00 )
Sep 03, 2026 13:00 Asia/Jakarta
  • Kemenhan Iran: Kami Tembus Informasi Berharga Musuh

Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Iran mengatakan: “Kami memiliki informasi dan analisis yang sangat berharga dan akurat mengenai kapasitas teknologi yang membantu pihak musuh dalam perang ini.”

Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita IRIB, Brigadir Jenderal Ibn al-Reza pada Rabu sore, dalam pertemuan dengan Mayjen Amir Hatami, Panglima Angkatan Darat Republik Islam Iran, serta sejumlah komandan senior, menyebut pengorbanan dan perjuangan Angkatan Bersenjata Iran, termasuk Angkatan Darat, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan FARAJA, sebagai lembaran emas dalam sejarah pertahanan Iran. Ia mengatakan bahwa perjuangan dan keteguhan tersebut akan dikenang sepanjang sejarah.

Merujuk pada perkembangan industri dan teknologi dalam perang terbaru yang dipaksakan Amerika Serikat terhadap Iran, Brigjen Ibn al-Reza mengatakan bahwa kajian dan analisis terhadap medan pertempuran menunjukkan bahwa musuh menghadapi Republik Islam Iran dengan tingkat teknologi tertinggi. Menurutnya, dari sisi teknologi, perang tersebut memberikan berbagai pencapaian dan pelajaran penting bagi Iran.

Brigjen Ibn al-Reza menegaskan bahwa Republik Islam Iran mampu menghadapi tingkat teknologi tersebut dengan mengandalkan industri pertahanan dalam negeri, para ilmuwan, kalangan elit, para insinyur muda, serta kapasitas domestik. Ia mengatakan bahwa perang ini menunjukkan bahwa bahkan dalam kondisi sanksi luas dan tekanan berat, suatu negara tetap dapat menghadapi teknologi paling maju dan meraih kemenangan dengan mengandalkan kemampuan serta kapasitas dalam negeri.