Kemlu Iran Bantah Tuduhan Tak Berdasar Para Menlu Liga Arab
https://parstoday.ir/id/news/iran-i196572-kemlu_iran_bantah_tuduhan_tak_berdasar_para_menlu_liga_arab
Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran dalam sebuah pernyataan, menolak dan mengutuk semua klaim palsu dan tuduhan tak berdasar yang dilayangkan terhadap Iran dalam pernyataan akhir sesi ke-166 Dewan Menteri Luar Negeri Liga Arab.
(last modified 2026-09-10T06:57:16+00:00 )
Sep 10, 2026 13:52 Asia/Jakarta
  • Kemlu Iran Bantah Tuduhan Tak Berdasar Para Menlu Liga Arab

Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran dalam sebuah pernyataan, menolak dan mengutuk semua klaim palsu dan tuduhan tak berdasar yang dilayangkan terhadap Iran dalam pernyataan akhir sesi ke-166 Dewan Menteri Luar Negeri Liga Arab.

Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran dalam pernyataan terbaru menyatakan: "Dalam situasi di mana rezim Zionis, sebagai sumber utama kejahatan dan ketidakamanan di kawasan Asia Barat, melakukan agresi militer, genosida, dan kejahatan perang di Palestina yang diduduki, Lebanon, Suriah, dan negara-negara Arab-Islam lainnya, desakan beberapa negara anggota Liga Arab pada tuduhan tak berdasar terhadap Iran - alih-alih berfokus pada dukungan terhadap rakyat Palestina dan menghadapi pendudukan dan ekspansionisme rezim Zionis - tidak memiliki pembenaran."

Pernyataan tersebut menambahkan: "Republik Islam Iran, mengingat kebijakan berprinsip tentang hubungan bertetangga yang baik, menekankan pentingnya memperkuat konvergensi di antara negara-negara di kawasan ini dan menghindari sikap yang memecah belah."

Pernyataan tersebut berbunyi: Republik Islam Iran sekali lagi menekankan kedaulatannya yang tak terbantahkan atas pulau-pulau Abu Musa, Tunb Besar, dan Tunb Kecil sebagai bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Iran, dan sambil mengutuk klaim teritorial apa pun dalam hal ini, menyatakan bahwa kedaulatan Iran atas pulau-pulau ini didasarkan pada preseden sejarah, pelaksanaan yurisdiksi kedaulatan yang berkelanjutan, dan prinsip-prinsip hukum internasional yang diakui, dan bahwa pengulangan klaim tanpa dasar dalam pernyataan politik tidak akan membawa perubahan apa pun dalam realitas geografis, historis, dan hukum yang terkait dengan pulau-pulau ini.

Pernyataan tersebut menambahkan: Kementerian Luar Negeri sepenuhnya menolak klaim yang dibuat mengenai campur tangan Iran dalam urusan Yaman. Republik Islam Iran selalu mendukung dialog Yaman-Yaman berdasarkan peta jalan yang disepakati, sambil menekankan perlunya menjaga persatuan dan integritas teritorial Yaman.

Kementerian Luar Negeri Iran, sambil menekankan keprihatinan Iran yang berkelanjutan terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz, mengingatkan fakta yang jelas bahwa ketidakamanan di jalur pelayaran kawasan tersebut merupakan akibat langsung dari agresi militer Amerika-Zionis, dan Republik Islam Iran, sambil berpegang pada hukum internasional, telah mengambil langkah-langkah pertahanan yang diperlukan untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasionalnya.

Pernyataan tersebut menyimpulkan: Republik Islam Iran menekankan bahwa keamanan kawasan Teluk Persia dan Laut Oman harus dipastikan berdasarkan kerja sama antar negara pesisir dan tanpa campur tangan kekuatan asing, dan dalam hal ini, Iran menyatakan kes readiness-nya untuk berdialog dan bekerja sama dengan negara-negara di kawasan tersebut untuk memperkuat saling percaya, mencapai keamanan berkelanjutan, dan mencapai kemajuan ekonomi bagi semua negara di Asia Barat.