Iran Memperingatkan Dampak Serangan Israel di Suriah
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi mengecam agresi terang-terangan pesawat tempur Israel ke wilayah Suriah.
"Aksi Israel mengindikasikan kesamaan sikap dan kepentingan ilegal rezim penjajah itu dalam memperkuat teroris Takfiri-Zionis," kata Qassemi dalam konferensi pers, Sabtu (18/3/2017).
Agresi Zionis ke Suriah, lanjutnya, dilakukan ketika militer dan front anti-teroris di Suriah mencapai kemenangan dan merebut kembali satu persatu kota dan desa-desa di Suriah dari tangan teroris.
Qassemi memperingatkan terhadap implikasi dari pengulangan tindakan provokatif seperti itu, dan meminta PBB untuk mengecam agresi Israel ke wilayah Suriah.
PBB, ujarnya, harus mengerahkan seluruh upayanya untuk mencegah terulangnya kembali tindakan yang melanggar perdamaian dan keamanan oleh rezim agresor Zionis.
Jet-jet tempur Israel pada Jumat dini hari melakukan serangan terhadap salah satu pangkalan militer Suriah di daerah al-Barij di pinggiran timur Homs.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Suriah menegaskan agresi Israel yang berlangsung pada hari Jumat, adalah pelanggaran terhadap hukum internasional, Piagam PBB dan kedaulatan wilayah Suriah.
"Ini bukan yang pertama kali, tetapi merupakan bagian dari rangkaian panjang serangan yang dilakukan oleh Israel untuk mendukung agen-agennya dalam perang teroris di Suriah," kata pernyataan Kemenlu Suriah.
"Agresi Israel ini dilakukan sebagai upaya baru rezim Zionis untuk memperkuat mental kelompok teroris yang sudah rapuh setelah mereka dikalahkan baru-baru ini oleh militer Suriah dan sekutunya di banyak daerah," tegasnya. (RM)