Manuver Rudal Balistik Iran dan Reaksi Barat
https://parstoday.ir/id/news/iran-i3667-manuver_rudal_balistik_iran_dan_reaksi_barat
Di hari terakhir manuver Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC/Pasdaran) pada hari Rabu, 9 Maret 2016, IRGC sukses meluncurkan dua rudal balistik Qadr-H dan Qadr-F ke arah target yang sudah ditentukan dalam jarak 1.400 kilometer.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 10, 2016 14:45 Asia/Jakarta
  • Manuver Rudal Balistik Iran dan Reaksi Barat

Di hari terakhir manuver Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC/Pasdaran) pada hari Rabu, 9 Maret 2016, IRGC sukses meluncurkan dua rudal balistik Qadr-H dan Qadr-F ke arah target yang sudah ditentukan dalam jarak 1.400 kilometer.

Brigadir Jenderal Hossein Salami, Wakil Komandan IRGC mengatakan, pesan manuver rudal IRGC kepada musuh adalah pengembangan sistem rudal Iran tidak mengikuti kemauan politik kekuatan mana pun.

Ia menambahkan, dengan peluncuran rudal-rudal tersebut, dunia menyaksikan Iran sebagai kekuatan pencegahan, dan manuver bersandi "Eqtedare Velayat" ini bertujuan untuk kesiapan dan peningkatan kemampuan sistem rudal Iran.

Berdasarkan penjelasan Brigjen Salami, selain struktur teknis dan fisik, rudal juga memiliki sebuah identitas strategis dan politik, dan pesan politik untuk semua negara tetangga dan Muslim dalam manuver "Eqtedare Velayat" adalah pesan dukungan, keamanan dan ketenangan.

Sementara itu, Brigjen Amir Ali Hajizadeh, Komandan Divisi Dirgantara IRGC, mengatakan, produksi rudal-rudal Iran tidak akan terhenti dan kemampuan pertahanan rudal negara ini merupakan bagian dari garis merah.

Ia juga menyinggung penentangan Amerika Serikat terhadap kemampuan pertahanan Iran dan tidak ingin negara ini aman. Menurutnya, AS mengerahkan semua dinas-dinas intelijennya untuk elakukan sabotase industri terhadap program rudal dan komponen impor yang berfungsi ganda guna mencegah kemampuan rudal Iran pasca JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).

Brigjen Hajizadeh menegaskan bahwa IRGC memiliki kemampuan untuk menembakkan beberapa ratus rudal dalam waktu beberapa saat saja, dan Iran dalam sektor kemampuan rudal menduduki peringkat pertama di kawasan dan termasuk bagian dari negara-negara terdepan di dunia.

Di sisi lain, Sadeq Hossein Jaberi Ansari, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan, peluncuran rudal Iran di akhir manuver "Eqtedare Velayat" tidak bertentangan dengan komitmen negara ini terhadap JCPOA.

Ia menambahkan, manuver rudal Iran tidak bertentangan dengan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB, dan klaim tentang pelanggaran terhadap resolusi tersebut, tertolak. Jubir Kemlu Iran menegaskan, senjata pemusnah massal termasuk senjata nuklir, tidak memiliki tempat dalam doktrin pertahanan Iran.

Menurut Jaberi Ansari, semua rudal jarak pendek, jarak menengah dan jarak jauh Iran, termasuk rudal balistik dan instrumen pertahanan konvensional, ditujukan untuk misi pertahanan, dan rudal-rudal ini sama sekali tidak dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir.

Jubir Kemlu Iran lebih lanjut mengatakan, pemerintah Tehran tidak akan kmpromi atas keamanan dan kemampuan pertahanannya, dan akan melanjutkan program rudal yang sepenuhnya defensif dan sah ini dengan tetap menjaga ketentuan internasional.

Manuver rudal Iran oleh pasukan IRGC menjadi berita hangat di banyak media internasional. Media-media itu menulis, rudal-rudal Iran yang diluncurkan dari wilayah pusat negara ini memiliki daya jangkau hingga 2.000 kilometer.

Sejumlah negara Barat terutama AS berusaha menggambarkan manuver rudal IRGC sebagai pelanggaran terhadap JCPOA, namun semua pihak menilai bahwa manuver ini tidak bertentangan dengan perjanjian nuklir tersebut.

Dalam kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1 disinggung tentang pelarangan produksi rudal yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Namun JCPOA tidak melarang aktivitas rudal konvensional.

Mengingat aktivitas Iran di sektor rudal sangat transparan dan tidak bertentangan dengan Resolusi 2231, maka upaya AS dan sekutunya untuk menekan Iran melalui Dewan Keamanan PBB tidak akan mendapat respon positif. (RA)