Zarif Peringatkan Trump; Opsi Keluarnya Iran dari JCPOA ada di atas Meja
-
Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Mohammad Javad Zarif memperingatkan Presiden Amerika, Donald Trump, jika Washington melanggar mayoritas Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), Iran akan keluar dari kesepakatan nuklir.
Zarif Senin (17/7) saat diwawancarai National Interest ketika menjawab pelanggaran beruntun kesepakatan nuklir oleh Washington menekankan, jika tejadi pelanggaran besar terhadap JCPOA dan membuat perjanjian ini tidak efektif, maka Iran akan keluar dari kesepakatan nuklir.
Menlu Iran mengingatkan, Tehran hingga kini bertindak sesuai dengan JCPOA, yakni merujuk pada komisi bersama JCPOA sehingga yakin bahwa pelanggaran Amerika di kesepakatan ini akan dipikirkan jalan keluarnya.
Kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1 (Inggris, AS, Perancis, Rusia, Cina ditambah Jerman) mulai diberlakukan sejak Januari 2016, namun pemerintah Amerika sebagai salah satu anggota kelompok ini senantiasa melanggar perjanjian tersebut.
Donald Trump termasuk sosok yang menentang keras JCPOA yang disetujui PBB, Dewan Keamanan dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). (MF)