Jazeyeri: Operasi AL Iran di Teluk Persia Sesuai Peraturan Internasional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i42300-jazeyeri_operasi_al_iran_di_teluk_persia_sesuai_peraturan_internasional
Juru bicara senior Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, langkah dan manuver kapal-kapal Angkatan Bersenjata Iran di kawasan Teluk Persia sepenuhnya profesional dan dalam kerangka peraturan internasional.
(last modified 2026-07-04T12:01:02+00:00 )
Aug 06, 2017 11:36 Asia/Jakarta
  • Brigadir Jenderal Sayid Masoud Jazayeri,Juru bicara senior Angkatan Bersenjata RII
    Brigadir Jenderal Sayid Masoud Jazayeri,Juru bicara senior Angkatan Bersenjata RII

Juru bicara senior Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran mengatakan, langkah dan manuver kapal-kapal Angkatan Bersenjata Iran di kawasan Teluk Persia sepenuhnya profesional dan dalam kerangka peraturan internasional.

Brigadir Jenderal Sayid Masoud Jazayeri mengatakan hal itu pada Minggu (6/8/2017) ketika menyinggung pemberitaan media Barat tentang apa yang mereka sebut sebagai "tindakan provokatif" kapal-kapal Iran di Teluk Persia.

"Jika terjadi pelanggaran oleh salah satu kapal terkait lalu lalang damai kapal-kapal tanker dan kapal-kapal lainnya di Teluk Persia, maka Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan meresponnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Humas Resimen Zulfiqar Zona Keempat Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) dalam pernyataan pada Sabtu, 29 Juli 2017 mengumumkan bahwa beberapa hari pasca tindakan provokatif kapal perang AS di utara Teluk Persia yang melancarkan "tembakan peringatan" terhadap kapal patroli Pasdaran, kapal tempur AS itu kembali melakukan tindakan serupa di kawasan kisaran minyak-gas Resalat, Teluk Persia.

Disebutkan bahwa pada hari Jumat, 28 Juli 2017 pukul 16:00 waktu setempat, kapal induk USS Nimitz dan kapal tempur yang menyertainya mengirim sebuah helikopter dan mendekati kapal-kapal Pasdaran.

Namun tindakan provokatif kapal-kapal perang AS itu tidak dipedulikan oleh pasukan AL Pasdaran dan mereka melanjutkan misinya, di mana setelah itu, kapal-kapal perang AS meninggalkan kawasan tersebut. (RA)