Zarif: Iran Pendukung Kurdistan, Tapi Referendum Merugikan Kawasan
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menekankan pentingnya penghormatan terhadap perbatasan dan integritas teritorial negara-negara dan menilai referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan Irak, akan mengancam stabilitas dan keamanan kawasan.
Zarif dalam wawancaranya dengan Aljazeera Qatar pada Sabtu (30/9/2017) mengatakan, Republik Islam Iran menilai referendum pemisahan diri Kurdistan Irak ilegal dan bertentangan dengan UUD Irak.
Ditambahkannya, Republik Islam Iran selalu mendukung masyarakat Kurdi Irak dan mengatakan, "Iran adalah negara pertama yang terjun membantu wilayah Kurdistan Irak dalam menghadapi kelompok teroris Takfiri Daesh."
"Ini merupakan bukti persaudaraan Iran dengan wilayah Kurdistan Irak. Referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan Irak tidak sejalan dengan kepentingan regional dan sahabat Kurdi di kawasan," tutur Zarif.
Menurutnya, "Orang-orang Irak harus bersatu dan menyelesaikan perselisihan dengan dialog dalam kerangka UUD Irak."(MZ)