Kemlu Iran Bantah Tuduhan Tak Berdasar Koalisi Pimpinan Saudi
-
Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran membantah tuduhan koalisi agresor anti-Yaman yang dipimpin oleh Arab Saudi terhadap Iran dan menyebut tudingan itu sebagai tuduhan yang tidak dapat diterima, tidak bertanggung jawab, berbahaya dan provokatif.
Pasca penembakan rudal militer Yaman ke Bandara Udara Internasional King Khalid di Riyadh, koalisi anti-Yaman pimpinan Arab Saudi pada Minggu malam, 5 November 2017 melontarkan tudingan tak berdasar terhadap Iran. Mereka mengklaim bahwa peralatan militer (rudal) itu dikirim dari Iran ke Yaman.
Bahram Ghasemi, jubir Kemlu Iran membantah tegas klaim dan tuduhan tersebut dalam pernyataannya pada Senin (6/11/2017).
Ia kemudian menyinggung kejahatan perang Arab Saudi dan sekutunya di Yaman dalam beberapa tahun terakhir ini dan menyebut reaksi rakyat Yaman sebagai langkah yang independen.
"Penyebab reaksi rakyat Yaman terhadap koalisi Arab Saudi harus dicari dalam agresi koalisi itu, dan bukan langkah atau provokasi negara lain," ujarnya.
Ia menambahkan, Arab Saudi telah melancarkan agresi militer ke Yaman dalam jangka waktu yang lama, namun negara itu gagal utnuk mencapai tujuan-tujuan jahatnya. Tuduhan tidak berdasar dan palsu ini, lanjutnya, hanya akan menyebabkan koalisi gagal itu semakin terjepit.
Jubir Kemlu Iran menasihati Arab Saudi untuk tidak lagi melakukan proyeksi dan melemparkan tuduhan-tuduhan palsu terhadap negara lain. Ia juga menyarankan Riyadh untuk segera menghentikan serangannya terhadap warga sipil Yaman dan membuka jalan bagi dialog Yaman-Yaman serta menciptakan perdamaian di negara ini. (RA)