Peringatan Menlu Iran soal Operasi Kambing Hitam Israel di Mesir
-
Menlu Iran Sayid Abbas Araghchi
Pars Today – Menteri Luar Negeri Iran menyebut Mesir sebagai sahabat dan mitra penting Republik Islam Iran, dan memberikan peringatan tentang operasi-operasi false flag atau operasi Kambing Hitam rezim Israel di kawasan ini.
Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, pada Kamis malam di media sosial X menulis: Mesir adalah sahabat dan mitra penting di kawasan, dan keamanannya adalah hal yang paling utama bagi kami.
Araghchi menegaskan: Kita semua harus waspada terhadap konspirasi-konspirasi Israel dan operasi-operasi false flag yang dirancang untuk melemahkan perdamaian regional. Ia menambahkan: Ancaman yang nyata, bersama, dan mengerikan ini adalah ancaman terhadap solidaritas umat Islam.
Sementara itu, Ismail Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, terkait serangan drone terhadap dua kapal di Pelabuhan Damietta, Mesir, seraya menolak spekulasi beberapa media Barat tentang kemungkinan keterlibatan Iran dalam insiden tersebut, mengatakan: "Kebijakan prinsipil Iran dalam menghormati kedaulatan nasional dan keutuhan wilayah Mesir sudah jelas bagi semua orang, dan Republik Islam Iran secara tegas menolak segala bentuk campur tangan dalam insiden-insiden ini."
Baghaei, dengan menyebut serangan-serangan di Mesir sebagai sesuatu yang mencurigakan, meminta kewaspadaan yang lebih besar dari negara-negara kawasan "terhadap konspirasi musuh, terutama melalui perancangan dan pelaksanaan operasi-operasi false flag untuk mengaburkan suasana kawasan yang kompleks dan menimbulkan kebencian serta perselisihan di antara negara-negara." [ ]