Menlu Iran Bertolak Menuju Turki
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46929-menlu_iran_bertolak_menuju_turki
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengunjungi Turki untuk berpartisipasi dalam pertemuan segitiga guna membahas transformasi terbaru di Suriah.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Nov 18, 2017 23:37 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif, Menlu RII.
    Mohammad Javad Zarif, Menlu RII.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengunjungi Turki untuk berpartisipasi dalam pertemuan segitiga guna membahas transformasi terbaru di Suriah.

Menurut IRNA, Mohammad Javad Zarif yang memimpin sebuah delegasi bertolak meninggalkan Tehran, ibukota Iran menuju Turki pada Sabtu (18/11/2017) malam.

Ia dijadwalkan berpartisipasi dalam pertemuan tripartit: Menlu Iran, Rusia dan Turki di kota Antalya pada Minggu.

Iran, Rusia dan Turki merupakan tiga negara penjamin gencatan senjata di Suriah. Pertemuan para pakar senior ketiga negara tersebut telah digelar di Tehran pada Sabtu.

Sementara pertemuan Presiden Iran, Rusia dan Turki akan digelar pada tanggal 22 November 2017 di kota Sochi Rusia untuk membicarakan perkembangan terbaru di Suriah.

Tujuh babak perundingan tingkat tinggi hingga sekarang telah digelar di Astana, ibukota Kazakhstan. Negosiasi ini dihadiri oleh delegasi pemerintah Suriah, perwakilan pemberontak bersenjata Suriah yang menerima perjanjian gencatan senjata dan perwakilan dari Iran, Rusia dan Turki sebagai penjamin perdamaian di negara Arab itu.

Perundingan Astana

Hasil utama dari perundingan Astana adalah terciptanya berbagai Zona De-Eskalasi (zona penurunan ketegangan dan konflik) di Suriah. Negosiasi ini terselenggara atas inisiatif Iran dengan bekerjasama dengan Rusia dan Turki, di mana bertujuan untuk menciptakan perdamaian di Suriah.

Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris dan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, AS dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.

Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya itu telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. Namun perjuangan rakyat dan militer Suriah serta bantuan poros Muqawama berhasil memukul kelompok-kelompok teroris. (RA)