Brigjend Salami: AS dan Saudi, Pendukung Utama Terorisme
https://parstoday.ir/id/news/iran-i47387-brigjend_salami_as_dan_saudi_pendukung_utama_terorisme
Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran), Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan, kelompok teroris Daesh berusaha untuk merusak wajah hakiki Islam, dan menambahkan bahwa musuh berupaya untuk mengenalkan Islam sebagai agama yang kejam dan tercela.
(last modified 2026-06-14T18:16:20+00:00 )
Nov 28, 2017 07:50 Asia/Jakarta
  • Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran), Brigadir Jenderal Hossein Salami.
    Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran), Brigadir Jenderal Hossein Salami.

Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran), Brigadir Jenderal Hossein Salami mengatakan, kelompok teroris Daesh berusaha untuk merusak wajah hakiki Islam, dan menambahkan bahwa musuh berupaya untuk mengenalkan Islam sebagai agama yang kejam dan tercela.

Seperti dilaporkan IRNA, Brigjend Salami dalam sebuah pertemuan di kota Qom, selatan Tehran, Senin (27/11/2017) malam, menyebut kemenangan pasukan muqawama terhadap teroris Daesh sebagai bagian gemilang dari sejarah Islam modern.

"Kemenangan besar ini telah berhasil mematikan salah satu fitnah yang paling berbahaya di dunia arogan," ujarnya.

Menurut Brigjend Salami, Daesh berusaha untuk menetapkan jalan baru dan suram bagi umat Islam. Namun, lanjutnya, rencana ini dapat digagalkan dengan adanya mobilisasi global Islam di front perlawanan dan dengan bantuan para penasihat Iran di Irak dan Suriah.

"Permusuhan terhadap umat Islam akan tetap ada dan hanya wilayah geografi Takfiri yang telah hilang. Ideologi Takfiri terus menyebar dan dapat menyebabkan kekacauan di wilayah lain," jelasnya.

Brigjend Salami menganggap Amerika Serikat dan Arab Saudi berada di urutan terdepan di antara beberapa negara Barat dan Arab yang mendukung pembentukan kelompok teroris di kawasan.

"Para pendukung terorisme di kawasan berusaha menciptakan sekat yang aman bagi rezim Zionis Israel," pungkasnya. (RM)