Ghalibaf: Peringatan Iran Memaksa Trump Mundur di Selat Hormuz
-
Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Majelis Syura Islam Iran
Pars Today - Ketua Majelis Syura Islam Iran mengatakan bahwa setelah peringatan dari Iran, Trump terpaksa mundur dari sikapnya mengenai Selat Hormuz.
Melaporkan Pars Today dari IRNA, Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Majelis Syura Islam Iran, menyatakan:
"Dalam serangan terakhir yang dilakukan ke [Daerah] Dhahiyah, saya menghentikan negosiasi dan menyatakan bahwa malam ini kami akan menyerang rezim [Israel], dan jika rezim merespons, kami akan menyerang seluruh kawasan."
Ia melanjutkan:
"Hasilnya adalah bahwa pada malam yang sama, mereka mencabut blokade, padahal seharusnya, berdasarkan kesepakatan, dibuka dalam 30 hari. Ketika Trump men-tweet bahwa malam ini blokade dan Selat Hormuz akan dibuka bersamaan, saya menyatakan bahwa jika klaim palsu tentang Selat Hormuz tidak dikoreksi, saya akan melancarkan serangan. Trump pun terpaksa mengoreksi unggahannya. Jenis negosiasi seperti ini adalah bentuk perjuangan."(Sail)