Menlu Iran: Quds akan Tetap Menjadi Milik Arab dan Muslim
https://parstoday.ir/id/news/iran-i47797-menlu_iran_quds_akan_tetap_menjadi_milik_arab_dan_muslim
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, menekankan bahwa kota al-Quds akan tetap menjadi Arab-Islam, mengacu pada keputusan Amerika Serikat untuk menetapkan al-Quds sebagai Ibukota rezim Zionis Israel.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Des 06, 2017 23:01 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.
    Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, menekankan bahwa kota al-Quds akan tetap menjadi Arab-Islam, mengacu pada keputusan Amerika Serikat untuk menetapkan al-Quds sebagai Ibukota rezim Zionis Israel.

Mohammad Javad Zarif dalam sebuah kicauan dengan bahasa Arab di akun Twitter-nya, Rabu (6/12/2017) menulis, "Al-Quds selamanya akan menjadi Arab-Islam, baik mereka ingin ataupun tidak."

Menurut rilis Gedung Putih, Presiden Donald Trump dijadwalkan akan mengumumkan keputusannya tentang pengakuan al-Quds sebagai Ibukota rezim Zionis pada hari Rabu waktu Amerika.

Keputusan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke al-Quds, telah memicu kritik dari rakyat Palestina dan dunia internasional.

Para pejabat Zionis berulang kali meminta negara-negara yang punya hubungan dengan rezim tersebut untuk memindahkan kedutaan mereka ke al-Quds, namun mereka menolaknya karena mengkhawatirkan kemarahan publik.

Langkah AS dalam hal ini mencerminkan perhatian negara itu kepada rezim Israel dalam menduduki tanah Palestina dan meningkatkan kejahatannya di wilayah pendudukan.

Netanyahu bahkan selalu menyebut Trump sebagai pendukung kuat Israel. (RM)