Iran-Kuba Serukan Perluasan Kerjasama di Semua Bidang
https://parstoday.ir/id/news/iran-i50153-iran_kuba_serukan_perluasan_kerjasama_di_semua_bidang
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Iran dan Kuba sebagai dua negara revolusioner memiliki hubungan yang sangat baik dan Tehran ingin memperluas hubungan ini dengan pemerintah Havana.
(last modified 2026-03-21T17:31:19+00:00 )
Jan 20, 2018 18:48 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII (paling kanan).
    Hassan Rouhani, Presiden RII (paling kanan).

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Iran dan Kuba sebagai dua negara revolusioner memiliki hubungan yang sangat baik dan Tehran ingin memperluas hubungan ini dengan pemerintah Havana.

Hassan Rouhani mengatakan hal itu usai menerima surat kepercayaan Alexis Bandrich Vega, Duta Besar baru Kuba untuk Iran, Sabtu (20/1/2018).

"Republik Islam Iran dan Kuba menghadapi berbagai konspirasi umum pasca periode revolusinya. Di antara sejarah revolusi-revolusi dunia, nama Imam Khomeini (ra) tercatat dalam sejarah sebagai seorang pemimpin Muslim revolusioner dan Fidel Castro sebagai salah satu pemimpin revolusioner," kata Rouhani.

Ia menambahkan, ada banyak kapasitas yang baik untuk mengembangkan hubungan antara Iran dan Kuba di berbagai bidang ekonomi, terutama di sektor ilmu pengetahuan dan energi, di mana kapasitas ini harus digunakan untuk kepentingan kedua bangsa.

Presiden Iran menegaskan penentangan negaranya terhadap sanksi yang digunakan sebagai alat keliru dan usang.

"Republik Islam Iran menentang pemberlakukan sanksi keji terhadap bangsa-bangsa independen termasuk Kuba," pungkasnya.

Sementara itu, Dubes baru Kuba untuk Tehran memuji peran berpengaruh Iran dalam menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan dan dunia.

Alexis Bandrich Vega mengatakan, Kuba meyakini bahwa penciptaan hubungan komprehensif dengan Iran merupakan sarana terbaik untuk menghadapi sanksi tidak adil Amerika Serikat terhadap kedua negara ini.

"Kuba sedang berusaha memperluas hubungan dan kerjasamanya dengan Republik Islam Iran di semua sektor," pungkasnya. (RA)