Menlu Iran Tegaskan Kembali Penghentian Perang di Yaman
-
Mohammad Javad Zarif, Menlu RII.
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan pentingnya penghentian segera perang dan agresi serta pemboman terhadap rakyat Yaman.
Mohammad Javad Zarif menegaskan hal itu dalam pertemuannya dengan Mohammad Abdussalam, juru bicara Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah di Tehran, ibukota Iran, Sabtu (10/2/2018).
Ia memperingatkan terjadinya tragedi kemanusiaan di Yaman akibat berlanjutnya serangan udara pengecut yang dilancarkan oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi ke berbagai wilayah negara itu.
Menlu Iran juga menyerukan pengiriman segera bantuan kemanusiaan kepada rakyat Yaman oleh masyarakat internasional.
Dalam pertemuan tersebut, jubir Ansarullah menjelaskan kondisi yang terjadi di Yaman saat ini terutama kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang memperoleh dukungan dari AS dimulai sejak 26 Maret 2015. Invasi militer ini telah menghancurkan infrastruktur vital negara ini. Blokade pasukan agresor semakin menambah penderitaan rakyat di negara ini.
Menyebarnya penyakit kolera akibat hancurnya insfrastruktur kesehatan Yaman juga mengancam nyawa rakyat negara ini. Selain itu, rakyat Yaman menghadapi kekurangan bahan makanan dan obat-obatan.
Pusat Hak Asasi Manusia Yaman mengumumkan bahwa agresi militer Arab Saudi ke Yaman hingga di hari ke-1000 dari serangan ini telah merenggut nyawa 13.603 warga sipil dan melukai 22.289 lainnya. (RA)