Ukraina Pasok Drone Besar-besaran untuk Qatar
https://parstoday.ir/id/news/world-i194036-ukraina_pasok_drone_besar_besaran_untuk_qatar
Saluran televisi Rusia, Raybar, menulis dalam sebuah laporan bahwa Ukraina berupaya mendapatkan uang dan pengaruh di Asia Barat, dengan menggunakan pengalaman yang diperolehnya dalam perang dengan Rusia, terutama dalam hal penggunaan drone.
(last modified 2026-07-29T10:00:55+00:00 )
Jul 29, 2026 16:55 Asia/Jakarta
  • Ukraina Pasok Drone Besar-besaran untuk Qatar

Saluran televisi Rusia, Raybar, menulis dalam sebuah laporan bahwa Ukraina berupaya mendapatkan uang dan pengaruh di Asia Barat, dengan menggunakan pengalaman yang diperolehnya dalam perang dengan Rusia, terutama dalam hal penggunaan drone.

Menurut Pars Today, dan menurut Raybar, Qatar telah meminta bantuan dari operator Ukraina untuk memperkuat pertahanannya terhadap ancaman drone, dengan membawa berbagai jenis drone pencegat dan sistem radar jarak pendek ke negara tersebut untuk berpartisipasi dalam perang dengan Iran.

Pada tahap selanjutnya, Ukraina tidak hanya berhenti pada pengiriman peralatan dan mengusulkan model "pertahanan siap siaga" yang mencakup pelatihan pasukan Qatar, menciptakan berbagai lapisan pertahanan, menggunakan peperangan elektronik, lebih banyak radar, sensor akustik, dan bahkan drone angkatan laut untuk melindungi perbatasan maritim. Sebagai imbalannya, Qatar membayar kerja sama ini, dan Ukraina berupaya mencapai kebutuhan militernya bersamaan dengan pendapatan dan prestise melalui hal ini.

Ukraina, dengan memanfaatkan pengalaman langsung selama tiga tahun dalam menghadapi drone Rusia, kini mengekspor pengetahuan ini ke negara-negara Teluk Persia, khususnya Qatar. Kerja sama ini telah mengambil bentuk penempatan 228 perwira spesialis, transfer sistem pencegat dan radar jarak pendek, dan penandatanganan kontrak teknis dan industri selama 10 tahun.

Alasan utama bantuan ini adalah:1. Pengalaman tempur yang luas: Ukraina adalah satu-satunya negara yang telah bertahun-tahun berperang melawan gelombang besar drone perusak yang mahal (model Shahed-136 Rusia) dan telah menguji taktik deteksi, gangguan, dan penghancuran yang efektif dalam praktik. Pengalaman ini sangat penting bagi Qatar, mengingat serangan drone Iran selama perang 40 hari.

2. Efisiensi ekonomi: Biaya setiap rudal Patriot sekitar $4 juta, sedangkan drone pencegat Ukraina hanya berharga $2.000 hingga $10.000. Perbedaan ratusan kali lipat ini memungkinkan Qatar untuk memiliki pertahanan berkelanjutan terhadap serangan berat tanpa mengalami kebangkrutan finansial.

3. Transfer teknologi dan produksi bersama: Perjanjian antara kedua negara tidak hanya berakhir pada penjualan peralatan, tetapi juga mencakup pembentukan jalur produksi untuk drone pencegat di wilayah Qatar. Ini akan mengurangi ketergantungan jangka panjang Qatar pada Barat dan meningkatkan kemampuan pertahanan dalam negerinya.

4. Pertukaran kepentingan strategis: Sebagai imbalan atas bantuan ini, Ukraina ingin menerima sistem pertahanan udara canggih (seperti Patriot) dan bahkan pesawat tempur Mirage 2000 dari Qatar. Dengan kata lain, kerja sama ini merupakan pertukaran yang saling menguntungkan: Qatar menjamin keamanan wilayah udaranya, dan Ukraina menerima peralatan penting untuk melawan rudal dan pesawat tempur Rusia.

Namun, bantuan ini juga menghadapi tantangan: negosiasi tentang pertukaran jet tempur Qatar dengan teknologi anti-drone Ukraina telah terhenti, dan di sisi lain, beberapa pihak di Ukraina mengkritik penarikan spesialis Ukraina dari front utama perang. Meskipun demikian, model "Ukraina-Qatar" menunjukkan bahwa perang Ukraina telah mengubah tidak hanya persamaan Eropa, tetapi juga keamanan Asia Barat.