Iran Tekankan Dialog Regional Perangi Ekstremisme
-
Mohammad Javad Zarif.
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menekankan urgensi kerjasama dan dialog antara negara-negara kawasan untuk memerangi ekstremisme dan Daesh.
Mohammad Javad Zarif menyampaikan hal itu kepada wartawan di Tehran seusai berpidato pada konferensi "Patterns of Regional Orders in Post ISIS Era," Sabtu (24/2/2018).
Mengenai kontribusi Iran dalam menumpas Daesh, Zarif menuturkan bahwa Tehran dengan menyediakan bantuan konsultasi, memainkan peran yang sangat penting dalam memerangi Daesh yang mengancam keamanan global.
Menurutnya, ekstremisme dan Daesh adalah sebuah bahaya yang terus mengancam Asia Barat dan dunia.

"Perlu sebuah perencanaan untuk perang jangka panjang terhadap bahaya tersebut di bidang budaya, dan sangat penting untuk melawan pemikiran ekstrem serta membangun kerjasama antara negara-negara di kawasan ini," tegasnya.
Zarif berharap agar Republik Islam sebagai pelopor perang anti-Daesh dan ekstremisme di Asia Barat, pada tahap berikutnya juga dapat memainkan peran yang efektif untuk memperluas budaya dialog dan kerjasama di wilayah Teluk Persia.
Dia menganggap intervensi asing sebagai pemicu utama ketidakamanan dan eksisnya pemikiran Daesh di Asia Barat. "Pemikiran Daesh dan anggotanya – sebagai sebuah bahaya besar bagi kawasan dan dunia – sedang menyebar ke seluruh wilayah dan dunia termasuk Afghanistan dan belahan lain," pungkasnya. (RM/PH)