Pakar Nuklir India: Keliru tidak Mengundang Iran ke Washington
Seorang pakar nuklir India percaya bahwa tidak mengundang Iran pada KTT Keamanan Nuklir di Washington adalah sebuah kesalahan besar.
Dalam wawancara eksklusif dengan IRNA, Sabtu (2/4/2016), Dr. Reshmi Kazi mengatakan Iran dapat memainkan peran penting dalam pertemuan tersebut dan ia merupakan pemilik teknologi nuklir yang bertanggung jawab.
"Tidak mengundang Iran di KTT Keamanan Nuklir 2016 adalah sebuah kesalahan besar," tegasnya.
Menurutnya, masyarakat internasional dengan melibatkan Iran dapat memanfaatkan kapasitas negara itu untuk mengkonsolidasikan rezim keamanan nuklir yang kuat.
"Partisipasi ini akan menyediakan ruang untuk kontribusi Iran dalam memerangi terorisme dan mendorong negara itu menandatangani Konvensi Perlindungan Fisik Material Nuklir serta memperluas kerjasama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA)," ujar Reshmi Kazi.
Berbicara tentang pentingnya pelaksanaan KTT Keamanan Nuklir, pakar di Pusat Pengendalian Nuklir dan Senjata India ini menuturkan bahwa pertemuan itu memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap ancaman terorisme nuklir.
"Acara ini telah berhasil menarik perhatian dunia untuk mengamankan semua bahan nuklir dari akses teroris," tandasnya.
KTT Keamanan Nuklir diselenggarakan di Washington pada hari Kamis dan Jumat, tanpa kehadiran Iran dan Rusia. (RM)