Dubes Inggris Dipanggil; Tehran Kecam Keras Pencatutan Nama IRGC
-
Kementerian Luar Negeri Iran
Pars Today - Menyusul tindakan tidak beralasan pemerintah Inggris dalam memasukkan nama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ke dalam "Undang-Undang Penanggulangan Ancaman Negara", Hugo Shorter, Duta Besar Inggris untuk Tehran, pada hari Rabu (15/7) dipanggil ke Kementerian Luar Negeri oleh "Alireza Yousefi", Asisten Menteri dan Direktur Jenderal Eropa Barat Kementerian Luar Negeri.
Dalam pertemuan tersebut, keberatan keras Republik Islam Iran terhadap tindakan bermusuhan ini disampaikan kepadanya.
Sebagaimana dilaporkan IRNA, 16 Juli 2026, dalam pertemuan pemanggilan ini, Direktur Jenderal Eropa Barat Kementerian Luar Negeri, dengan mengkritik tajam pernyataan tidak pantas Menteri Dalam Negeri Inggris di parlemen negaranya terhadap Republik Islam Iran, menegaskan, "Mengajukan klaim-klaim tidak berdasar terhadap Korps Garda Revolusi Islam adalah tindakan tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan kewajiban internasional pemerintah Inggris serta prinsip-prinsip fundamental yang mengatur hubungan antarnegara."
Ia menambahkan bahwa klaim-klaim tidak berdasar ini diajukan pada saat Inggris sejak lama menjadi tempat perlindungan bagi para pemimpin dan elemen-elemen kelompok serta jaringan teroris anti-Iran.
Direktur Jenderal Eropa Barat Kementerian Luar Negeri, dengan merujuk pada peran sentral IRGC dalam mempertahankan integritas teritorial dan keamanan nasional Iran serta dalam memerangi terorisme, menegaskan, "Setiap legislasi yang bermusuhan terhadap Republik Islam Iran atau pemberian stigma pada komponen-komponennya, akan menghadapi respons timbal balik dan tegas dari Iran."(Sail)