• Mengapa 9 dari 10 Buku Terlaris di Inggris Menampilkan Pembunuhan Perempuan?

    Mengapa 9 dari 10 Buku Terlaris di Inggris Menampilkan Pembunuhan Perempuan?

    Jul 16, 2026 12:48

    Pars Toda7y - Sembilan dari sepuluh novel terlaris di Inggris memiliki satu kesamaan: ada seorang perempuan yang dibunuh dalam ceritanya. Kini, "Wendy Jones", penulis asal Inggris, menyoroti hal ini melalui unggahan di media sosial.

  • Dubes Inggris Dipanggil; Tehran Kecam Keras Pencatutan Nama IRGC

    Dubes Inggris Dipanggil; Tehran Kecam Keras Pencatutan Nama IRGC

    Jul 16, 2026 10:56

    Pars Today - Menyusul tindakan tidak beralasan pemerintah Inggris dalam memasukkan nama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ke dalam "Undang-Undang Penanggulangan Ancaman Negara", Hugo Shorter, Duta Besar Inggris untuk Tehran, pada hari Rabu (15/7) dipanggil ke Kementerian Luar Negeri oleh "Alireza Yousefi", Asisten Menteri dan Direktur Jenderal Eropa Barat Kementerian Luar Negeri.

  • Kemlu Iran: Inggris Tak Punya Moral untuk Tuduh Iran—Kami Siap Ambil Tindakan Balasan

    Kemlu Iran: Inggris Tak Punya Moral untuk Tuduh Iran—Kami Siap Ambil Tindakan Balasan

    Jul 14, 2026 23:56

    Pars Today - Kementerian Luar Negeri Iran, dengan mengutuk tindakan permusuhan Inggris terhadap Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menekankan: Tanggung jawab atas konsekuensi dan dampak politik, hukum, dan diplomatik yang merusak dari keputusan anti-Iran ini akan berada di pundak pemerintah negara tersebut.

  • Muhammad Tiga Tahun Berturut-turut Rajai Nama Bayi Laki-laki di Inggris

    Muhammad Tiga Tahun Berturut-turut Rajai Nama Bayi Laki-laki di Inggris

    Jul 11, 2026 12:04

    Pars Today - Kantor Statistik Nasional Inggris mengumumkan bahwa "Muhammad" pada tahun 2025 merupakan nama bayi laki-laki terpopuler di Inggris dan Wales, dan ini adalah tahun ketiga berturut-turut nama tersebut berada di puncak daftar.

  • Starmer: Stabilitas Hormuz adalah Kunci Ekonomi Inggris

    Starmer: Stabilitas Hormuz adalah Kunci Ekonomi Inggris

    Jul 09, 2026 13:19

    Pars Today - Perdana Menteri Inggris, tanpa mengutuk provokasi berulang oleh tentara teroris AS dalam agresi ilegal terhadap wilayah Iran, mengatakan bahwa tetap terbukanya Selat Hormuz berarti mengurangi tekanan ekonomi pada rakyat mereka.

  • Media Inggris Mengklaim Keir Starmer akan Mengundurkan Diri

    Media Inggris Mengklaim Keir Starmer akan Mengundurkan Diri

    Jun 21, 2026 15:57

    Pars Today – Sebuah media Inggris mengklaim bahwa Perdana Menteri negara itu kemungkinan akan mengundurkan diri pekan depan.

  • Inggris Sebut Pernyataan Menteri Zionis Menjijikkan

    Inggris Sebut Pernyataan Menteri Zionis Menjijikkan

    Jun 20, 2026 12:36

    Pars Today – Menteri Luar Negeri Inggris merespons pernyataan kontroversial pejabat dan menteri rezim Zionis tentang Lebanon, dan menyebutnya sebagai hal yang menjijikkan.

  • Starmer Terjepit: Krisis Pertahanan Inggris Mengguncang NATO

    Starmer Terjepit: Krisis Pertahanan Inggris Mengguncang NATO

    Jun 14, 2026 12:49

    Pars Today - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang menghadapi tekanan meningkat di dalam negeri pasca-pengunduran diri dua pejabat tinggi Kementerian Pertahanan, dalam telepon dengan Sekretaris Jenderal NATO dan pengulangan komitmen London untuk meningkatkan pengeluaran militer, berupaya mengelola krisis pertahanan negaranya yang semakin memuncak di ambang KTT aliansi militer ini dengan menampilkan kesetiaan kepada NATO.

  • Tak Mau Kalah, Inggris Juga Sambut Kesepakatan Iran-AS

    Tak Mau Kalah, Inggris Juga Sambut Kesepakatan Iran-AS

    Jun 15, 2026 11:07

    Pars Today – Perdana Menteri Inggris menilai kesepakatan Iran dan AS sebagai langkah penting dalam jalur penurunan ketegangan.

  • Warga Inggris Turun ke Jalan-jalan Menentang Pengobaran Perang AS dan Israel

    Warga Inggris Turun ke Jalan-jalan Menentang Pengobaran Perang AS dan Israel

    Jun 10, 2026 15:36

    Pars Today - Berbagai lapisan masyarakat Inggris, menyusul panggilan darurat kampanye "Hentikan Perang", mengadakan aksi protes di depan kantor Perdana Menteri negara itu menentang perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dan kawasan.