Baghaei: Momen Yousefi Pecahkan Rekor Dunia, Cermin Keteguhan Bangsa Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190096-baghaei_momen_yousefi_pecahkan_rekor_dunia_cermin_keteguhan_bangsa_iran
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menulis bahwa momen ketika Alireza Yousefi, atlet angkat besi nasional, berhasil mengangkat beban 261 kg dan memecahkan rekor dunia adalah cerminan dari tekad sebuah bangsa.
(last modified 2026-05-18T08:17:27+00:00 )
May 18, 2026 18:16 Asia/Jakarta
  • Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kemlu Iran
    Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kemlu Iran

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menulis bahwa momen ketika Alireza Yousefi, atlet angkat besi nasional, berhasil mengangkat beban 261 kg dan memecahkan rekor dunia adalah cerminan dari tekad sebuah bangsa.

Dilansir Pars Today, 18 Mei 2026, Esmaeil Baghaei menulis, "Momen ketika Alireza Yousefi mengangkat 261 kg dan memecahkan rekor dunia, memperlihatkan tekad sebuah bangsa."

Baghaei menegaskan bahwa persembahan medali kemenangan ini serta pemecahan rekor dunia kepada syuhada yang teraniaya di Minab, telah menciptakan pemandangan yang menyatukan kekuatan, keberanian, dan pengabdian kepada tanah air.

Ia menambahkan, "Salam untuk Alireza Yousefi, seorang juara yang meneriakkan nama Iran dengan penuh kebanggaan di puncak dunia."

Sebelumnya dilaporkan, Yousefi, atlet kelas +110 kg, memecahkan rekor dunia di nomor clean & jerk (angkat dan dorong), meraih perunggu di snatch, emas di clean & jerk, dan perak di total angkatan Kejuaraan Asia.

Bagi Baghaei, angkatan 261 kg bukan sekadar rekor olahraga. Ia adalah satu pukulan telak, melawan stigma bahwa Iran hanya kuat di medan perang. Yousefi membuktikan bahwa kekuatan sejati lahir dari ketekunan, doa syuhada, dan cinta tanah air. Di tengah badai sanksi dan tekanan, Iran terus memproduksi pahlawan.

Di saat diplomat sibuk melontarkan ancaman dan peringatan, seorang pemuda Iran hanya butuh barbel untuk berbicara. Yousefi tidak berdebat. Ia mengangkat. Dan dunia terdiam. 261 kg bukan hanya beban yang diangkat dari panggung itu adalah beban sebuah bangsa yang diangkat ke pundaknya, lalu diteriakkan ke langit: kami masih di sini, dan kami tidak akan pernah berlutut.(Sail)