Kursi Bahasa Persia di Tiongkok: Jembatan Diplomasi Budaya Iran
-
Nematollah Iranzadeh, Atase Kebudayaan Republik Islam Iran di Tiongkok
Pars Today - Kursi-kursi bahasa Persia di universitas-universitas Tiongkok bukan sekadar program akademik. Mereka adalah jembatan untuk memperdalam hubungan budaya dan meningkatkan pemahaman timbal balik antara kedua bangsa.
Melansir Pars Today, 18 Mei 2026, Nematollah Iranzadeh, Atase Kebudayaan Republik Islam Iran di Tiongkok dan perwakilan Saadi Foundation, dalam wawancara dengan IRNA menyatakan, "Bahasa Persia, sebagai salah satu bahasa budaya dan peradaban paling terkemuka di Asia, selama berabad-abad telah memainkan peran penting dalam mentransfer ilmu pengetahuan, sastra, dan pemikiran antarbangsa."
Ia menekankan bahwa pengaruh budaya Iran di wilayah timur, khususnya di Tiongkok, memiliki akar sejarah yang dalam, yang telah bertahan sejak masa kuno hingga kini.
Dari Akademik ke Diplomasi: Peran Ganda Kursi Bahasa Persia
Iranzadeh menjelaskan bahwa kursi-kursi bahasa Persia pertama didirikan di universitas-universitas besar Tiongkok. Selain mengajarkan bahasa, program-program ini membuka peluang berharga untuk:
- Penelitian sastra Persia klasik dan kontemporer
- Kajian sejarah dan peradaban Iran
- Eksplorasi filsafat dan pemikiran Iran
- Analisis hubungan historis dan kontemporer Iran-Tiongkok
Ekosistem Iranologi di Tiongkok
Jumlah universitas/lembaga: Lebih dari 15 institusi memiliki kursi atau program bahasa Persia & Iranologi
Target peserta: Mahasiswa lokal Tiongkok + kolaborasi dengan pusat Iranologi global
Cakupan studi: Bahasa, sastra, sejarah, filsafat, hubungan bilateral
Dimensi diplomasi: Program akademik yang sekaligus memperkuat soft power budaya.(Sail)