Duel 5 Syarat: Iran Minta Ganti Rugi dan Kedaulatan Hormuz, AS Anggap Perang Bisa Terus Berlanjut
https://parstoday.ir/id/news/world-i190072-duel_5_syarat_iran_minta_ganti_rugi_dan_kedaulatan_hormuz_as_anggap_perang_bisa_terus_berlanjut
Pars Today - Jurnalis Fars News mengungkap detail baru tentang tuntutan AS jika negosiasi dengan Iran dilanjutkan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari respons Washington terhadap proposal Iran, lima syarat utama AS adalah sebagai berikut:
(last modified 2026-05-17T10:24:34+00:00 )
May 17, 2026 17:21 Asia/Jakarta
  • Iran vs Amerika
    Iran vs Amerika

Pars Today - Jurnalis Fars News mengungkap detail baru tentang tuntutan AS jika negosiasi dengan Iran dilanjutkan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari respons Washington terhadap proposal Iran, lima syarat utama AS adalah sebagai berikut:

- Tidak membayar ganti rugi atau kompensasi apa pun kepada Iran.

- Penyerahan 400 kg uranium Iran ke AS.

- Hanya satu fasilitas nuklir Iran yang boleh tetap aktif.

- Tidak membayar, bahkan 25 persen dari aset beku Iran.

- Penghentian perang di semua front (termasuk Lebanon) akan bergantung pada jalannya negosiasi, bukan prasyarat.

Laporan tersebut menegaskan bahwa bahkan jika Iran memenuhi semua kondisi ini, ancaman agresi AS dan rezim Zionis akan tetap ada. Para analis percaya bahwa proposal AS tidak bertujuan menyelesaikan masalah, tetapi untuk mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai selama perang.

Sebaliknya, Iran telah menetapkan lima prasyarat untuk memulai negosiasi:

- Mengakhiri perang di semua front, terutama di Lebanon.

- Mencabut semua sanksi anti-Iran.

- Membebaskan aset beku Iran.

- Membayar ganti rugi perang.

- Mengakui hak kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Washington ingin perundingan berjalan tanpa henti, tanpa komitmen apa pun, tetapi tiba-tiba menuntut ekstradisi uranium tingkat tinggi Iran, hanya satu pabrik yang boleh beroperasi, dan tidak memberikan uang sepeser pun. Ini bukanlah perundingan; ini adalah penyerahan yang disamarkan sebagai diplomasi. Sementara itu, Tehran mengatakan dengan tegas: pertama akhiri agresi dan kompensasi, baru bicara. Kedua posisi ini bertolak belakang, dan perang tampaknya akan terus berkecamuk. Mengapa? Karena Washington tahu Iran tidak akan pernah menerimanya, jadi mereka menggunakannya sebagai alasan untuk melanjutkan perang, sambil menyalahkan Tehran karena tidak kooperatif. Sementara itu, Israel terus mengebom Lebanon selatan, AS terus memperketat sanksi, dan dunia hanya bisa menonton drama ini tanpa akhir.(Sail)