Sheikh Zakzaky: Darah Imam Syahid Khamenei Akan Menjerat Zionis
-
Pemimpin Syiah Nigeria, SSheikh Ibrahim Zakzaky
Pars Today - Pemimpin Syiah Nigeria menyatakan bahwa Imam Syahid Khamenei dan darah sucinya akan menjerat rezim kanker Zionis.
Dilansir Pars Today, 19 Mei 2026, Sheikh Ibrahim Zakzaky menyampaikan hal ini dalam pesan video yang diputar pada acara peluncuran terjemahan bahasa Hausa dari buku "Inna ma'al Shabri Nashran" (Khun-e Deli keh Laal Shod), memoar perjuangan Imam Syahid Khamenei selama masa penjara dan pengasingan di era Pahlavi. Acara yang digelar Senin (18/5) ini juga meluncurkan terjemahan bahasa Jerman dan Kazakh, dengan dihadiri Dr. Fatemeh Mohajerani, Juru Bicara pemerintah Iran.
Zakzaky menggambarkan Imam Syahid sebagai "penerus sah Imam Khomeini" yang, meskipun terluka selama lebih dari empat dekade, melangkah dengan tekad baja dan semangat muda di jalan revolusi dan membela umat Islam. Ia memuji almarhum sebagai pribadi yang tak tertandingi dalam ilmu, keberanian, pemikiran, dan kepemimpinan.
Pemimpin Syiah Nigeria itu menekankan bahwa para pengikut Imam Syahid berjanji untuk melanjutkan jalannya.
Ia menyimpulkan dengan visi ke depan, menyatakan bahwa Sayid Mojtaba Khamenei, Pemimpin baru Revolusi Islam, akan melanjutkan jalan ini sampai runtuhnya arogansi global dan tegaknya kekuatan tunggal dan luhur Revolusi Islam.
Di tengah kesedihan atas gugurnya Sang Pemimpin, ikrar kesetiaan menggema dari Afrika hingga Asia. Zakzaky tidak hanya berduka; ia merumuskan ulang kelangsungan perlawanan. Baginya, darah Khamenei bukanlah akhir, tetapi awal dari babak baru, di mana Zionis harus menghadapi murka yang tertunda, dan jalan perlawanan diteruskan oleh generasi penerus yang tak kenal lelah.(Sail)