Al-Qassam: Komandan Kami Syahid karena Pelanggaran Terang-terangan Gencatan Senjata
-
Brigade Al-Qassam
Pars Today - Brigade Syahid Izz Al-Din al-Qassam, sayap militer Hamas mengumumkan bahwa Izz Al-Din Haddad (Abu Suhaib), komandan brigade Qassam, gugur sebagai syahid dalam sebuah operasi pengecut yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata.
Dilansir Pars Today dari IRNA, 17 Mei 2026, Brigade Al-Qassam menyatakan bahwa komandan besar ini gugur sebagai syahid dalam operasi pengecut musuh di pusat Kota Gaza, sebuah tindakan yang dengan jelas melanggar perjanjian gencatan senjata.
Al-Qassam menambahkan bahwa insiden besar ini hanya akan menjadi motivasi tambahan bagi bangsa yang tangguh dan perlawanannya yang heroik untuk melanjutkan perjuangan dan perlawanan mereka.
Sementara itu, sumber-sumber Zionis mengakui bahwa Haddad telah merancang sebuah struktur perlawanan yang akan terus berfungsi bahkan setelah ia gugur.
Mereka dapat membunuh sang komandan, tetapi mereka tidak dapat membunuh sistem, jaringan, dan ideologi yang ia bangun. Pengakuan Zionis bahwa "struktur tersebut akan terus berfungsi" adalah bukti bahwa perlawanan telah melampaui individu mana pun. Di sini, Hamas tidak hanya berduka; mereka bersumpah untuk melanjutkan. Dan bagi mereka yang menghitung kematian sebagai "kemenangan", ingatlah: ketika seorang komandan perlawanan gugur, ia tidak pernah benar-benar meninggal. Ia hanya digandakan.(Sail)