Kepercayaan Global: Teknologi Fertilitas Iran Menarik Pasien 5 Benua
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190142-kepercayaan_global_teknologi_fertilitas_iran_menarik_pasien_5_benua
Pars Today - Pusat pengobatan infertilitas terspesialisasi di Royan Research Institute Iran mencatat kelahiran 10 bayi dari pasangan infertil mancanegara sejak awal tahun 1405 Hijriah Syamsiah (Maret 2026).
(last modified 2026-05-19T08:16:01+00:00 )
May 19, 2026 15:10 Asia/Jakarta
  • Bayi sedang tidur
    Bayi sedang tidur

Pars Today - Pusat pengobatan infertilitas terspesialisasi di Royan Research Institute Iran mencatat kelahiran 10 bayi dari pasangan infertil mancanegara sejak awal tahun 1405 Hijriah Syamsiah (Maret 2026).

Melansir Pars Today, 19 Mei 2026, Mehdi Lotfipana, Kepala Humas dan Urusan Internasional Royan Research Institute, mengumumkan kabar gembira ini. Para bayi tersebut lahir dari keluarga yang berasal dari Australia, Inggris, Irak, Afganistan, dan Pakistan, yang sengaja melakukan perjalanan ke Iran untuk memanfaatkan layanan pengobatan infertilitas terspesialisasi dan teknologi reproduksi berbantu mutakhir.

Ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti kepercayaan global terhadap keahlian medis Iran.

Profil Pasien Mancanegara

Negara Asal          Motivasi Memilih Iran

Australia:               Teknologi canggih, biaya kompetitif, layanan komprehensif

Inggris:                  Keahlian klinis terakreditasi, waktu tunggu lebih singkat

Irak:                       Kedekatan geografis, kesamaan budaya, reputasi medis kuat

Afganistan:            Akses layanan khusus, biaya terjangkau, kualitas terjamin

Pakistan:               Teknologi reproduksi terkini, dukungan pasien internasional

Mehdi Lotfipana menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan:

- Cerminan posisi ilmiah dan terapeutik Royan Research Institute di kancah internasional

- Bukti meningkatnya kepercayaan pasien asing terhadap:

   • Kompetensi tenaga medis Iran

   • Pengalaman klinis yang terakumulasi

   • Infrastruktur spesialis yang mumpuni

- Validasi bahwa Iran mampu menjadi destinasi "medical tourism" untuk fertilitas.(Sail)