Toosan: Rudal Anti-Zirah Iran Penembus 670mm
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190126-toosan_rudal_anti_zirah_iran_penembus_670mm
Pars Today - Dengan semakin kuatnya zirah tank dan peralatan lapis baja, serta pemasangan sistem pertahanan aktif pada peralatan tersebut, penggunaan rudal antizirah konvensional perlahan kehilangan efektivitasnya dalam menghancurkan target zirah.
(last modified 2026-05-19T05:16:15+00:00 )
May 19, 2026 12:14 Asia/Jakarta
  • Rudal Toosan Iran
    Rudal Toosan Iran

Pars Today - Dengan semakin kuatnya zirah tank dan peralatan lapis baja, serta pemasangan sistem pertahanan aktif pada peralatan tersebut, penggunaan rudal antizirah konvensional perlahan kehilangan efektivitasnya dalam menghancurkan target zirah.

Melansir Pars Today, 18 Mei 2026, seiring perkembangan tersebut, generasi baru senjata antizirah mulai memasuki medan pertempuran. Rudal-rudal ini dilengkapi hulu ledak lebih kuat dan kemampuan pemanduan dari jarak jauh.

Lokalisasi Produksi: Dari Pengalaman ke Kemandirian

Dalam konteks ini, Industri Pertahanan dan Organisasi Jihad Kemandirian Angkatan Bersenjata Iran merancang dan memproduksi berbagai senjata antizirah sesuai kebutuhan terkini dan prinsip perang asimetris.

Pengembangan rudal anti-tank di Iran telah dimulai sejak masa Perang Irak-Iran (1980-1988). Pasca-konflik, rudal-rudal baru seperti Kornet dan Konkurs masuk ke dalam inventaris militer Iran. Rudal-rudal ini portabel dan menawarkan keunggulan taktis dibanding generasi sebelumnya seperti TOW.

Para ahli pertahanan Iran kemudian melakukan rekayasa balik untuk memproduksi rudal serupa di dalam negeri. Hasilnya: Toosan, terinspirasi dari rudal 9M113 Konkurs, dirancang sekitar tahun 2000. Disusul kemudian oleh Dehlavieh, yang mengadopsi teknologi rudal Kornet.

Spesifikasi Teknis Rudal Toosan

Panjang:                          ~130 cm

Diameter:                        ~135 mm

Berat total:                      26,5 kg

Berat hulu ledak:             3,2 kg

Jenis hulu ledak:             HEAT (tandem dua tahap pada varian 9M113M)

Bahan bakar:                  Propelan padat dua komponen

Jangkauan efektif:           70–4.000 m (siang) / hingga 2.500 m (malam)

Kecepatan maksimal:     ~200 m/detik

Tingkat akurasi:              ~95%

Daya tembus zirah:         Hingga 670 mm

Sistem pandu:                 SACLOS (Semi-Automatic Command to Line of Sight), via kabel

Platform peluncur:           Tripod darat, kendaraan taktis (Safir), APC (Boragh, BMP-2)

Kapabilitas Operasional

Rudal Toosan dirancang untuk menghancurkan berbagai target:

- Kendaraan lapis baja statis dan bergerak, termasuk yang dilengkapi zirah reaktif

- Struktur beton dan bunker

- Target laut kecepatan rendah

- Pesawat udara rendah seperti helikopter

Sistem pandu SACLOS memungkinkan operator cukup mempertahankan titik bidik pada target melalui optik peluncur. Perangkat kendali kemudian mengirimkan koreksi jalur ke rudal via kabel.

Keunggulan desain:

Profil peluncur rendah → operator lebih terlindung dari semburan mesin dan api balasan

Waktu persiapan singkat → respons cepat di medan tempur

Fleksibilitas platform → bisa dipasang di kendaraan atau digunakan infanteri

Kompatibel dengan optik malam → operasi 24 jam

Fitur Unggulan: Hulu Ledak Tandem & Pandu Kabel

Salah satu keunggulan utama Toosan adalah hulu ledak dua tahap yang aktif sekitar 75 meter setelah peluncuran. Konfigurasi ini memungkinkan penetrasi berlapis: tahap pertama menetralkan zirah reaktif, tahap kedua menembus zirah utama.

Sistem pandu SACLOS via kabel memberikan stabilitas tinggi terhadap gangguan elektronik. Meski kabel membatasi jangkauan, ia memastikan akurasi konsisten, cocok untuk target darat seperti tank dan bunker.

Varian dengan hulu ledak tandem dikenal dengan kode 9M113M.

Relevansi Strategis: Senjata untuk Perang Asimetris

Toosan dirancang khusus untuk operasi ofensif, infiltrasi, dan taktik "serang-hilang" (hit-and-run). Karakteristik ini selaras dengan doktrin pertahanan asimetris Iran.

Ringan, portabel, dan mudah dioperasikan, Toosan dapat:

- Digerakkan cepat ke posisi tembak

- Mengubah arah bidik 360° dengan lincah

- Beroperasi efektif siang dan malam

- Menargetkan berbagai jenis ancaman dengan satu platform

Hingga kini, rudal ini telah diintegrasikan ke dalam satuan garis depan, khususnya di wilayah perbatasan.(Sail)