Toosan: Rudal Anti-Zirah Iran Penembus 670mm
-
Rudal Toosan Iran
Pars Today - Dengan semakin kuatnya zirah tank dan peralatan lapis baja, serta pemasangan sistem pertahanan aktif pada peralatan tersebut, penggunaan rudal antizirah konvensional perlahan kehilangan efektivitasnya dalam menghancurkan target zirah.
Melansir Pars Today, 18 Mei 2026, seiring perkembangan tersebut, generasi baru senjata antizirah mulai memasuki medan pertempuran. Rudal-rudal ini dilengkapi hulu ledak lebih kuat dan kemampuan pemanduan dari jarak jauh.
Lokalisasi Produksi: Dari Pengalaman ke Kemandirian
Dalam konteks ini, Industri Pertahanan dan Organisasi Jihad Kemandirian Angkatan Bersenjata Iran merancang dan memproduksi berbagai senjata antizirah sesuai kebutuhan terkini dan prinsip perang asimetris.
Pengembangan rudal anti-tank di Iran telah dimulai sejak masa Perang Irak-Iran (1980-1988). Pasca-konflik, rudal-rudal baru seperti Kornet dan Konkurs masuk ke dalam inventaris militer Iran. Rudal-rudal ini portabel dan menawarkan keunggulan taktis dibanding generasi sebelumnya seperti TOW.
Para ahli pertahanan Iran kemudian melakukan rekayasa balik untuk memproduksi rudal serupa di dalam negeri. Hasilnya: Toosan, terinspirasi dari rudal 9M113 Konkurs, dirancang sekitar tahun 2000. Disusul kemudian oleh Dehlavieh, yang mengadopsi teknologi rudal Kornet.
Spesifikasi Teknis Rudal Toosan
Panjang: ~130 cm
Diameter: ~135 mm
Berat total: 26,5 kg
Berat hulu ledak: 3,2 kg
Jenis hulu ledak: HEAT (tandem dua tahap pada varian 9M113M)
Bahan bakar: Propelan padat dua komponen
Jangkauan efektif: 70–4.000 m (siang) / hingga 2.500 m (malam)
Kecepatan maksimal: ~200 m/detik
Tingkat akurasi: ~95%
Daya tembus zirah: Hingga 670 mm
Sistem pandu: SACLOS (Semi-Automatic Command to Line of Sight), via kabel
Platform peluncur: Tripod darat, kendaraan taktis (Safir), APC (Boragh, BMP-2)
Kapabilitas Operasional
Rudal Toosan dirancang untuk menghancurkan berbagai target:
- Kendaraan lapis baja statis dan bergerak, termasuk yang dilengkapi zirah reaktif
- Struktur beton dan bunker
- Target laut kecepatan rendah
- Pesawat udara rendah seperti helikopter
Sistem pandu SACLOS memungkinkan operator cukup mempertahankan titik bidik pada target melalui optik peluncur. Perangkat kendali kemudian mengirimkan koreksi jalur ke rudal via kabel.
Keunggulan desain:
Profil peluncur rendah → operator lebih terlindung dari semburan mesin dan api balasan
Waktu persiapan singkat → respons cepat di medan tempur
Fleksibilitas platform → bisa dipasang di kendaraan atau digunakan infanteri
Kompatibel dengan optik malam → operasi 24 jam
Fitur Unggulan: Hulu Ledak Tandem & Pandu Kabel
Salah satu keunggulan utama Toosan adalah hulu ledak dua tahap yang aktif sekitar 75 meter setelah peluncuran. Konfigurasi ini memungkinkan penetrasi berlapis: tahap pertama menetralkan zirah reaktif, tahap kedua menembus zirah utama.
Sistem pandu SACLOS via kabel memberikan stabilitas tinggi terhadap gangguan elektronik. Meski kabel membatasi jangkauan, ia memastikan akurasi konsisten, cocok untuk target darat seperti tank dan bunker.
Varian dengan hulu ledak tandem dikenal dengan kode 9M113M.
Relevansi Strategis: Senjata untuk Perang Asimetris
Toosan dirancang khusus untuk operasi ofensif, infiltrasi, dan taktik "serang-hilang" (hit-and-run). Karakteristik ini selaras dengan doktrin pertahanan asimetris Iran.
Ringan, portabel, dan mudah dioperasikan, Toosan dapat:
- Digerakkan cepat ke posisi tembak
- Mengubah arah bidik 360° dengan lincah
- Beroperasi efektif siang dan malam
- Menargetkan berbagai jenis ancaman dengan satu platform
Hingga kini, rudal ini telah diintegrasikan ke dalam satuan garis depan, khususnya di wilayah perbatasan.(Sail)