• Kemlu Iran: Inggris Tak Punya Moral untuk Tuduh Iran—Kami Siap Ambil Tindakan Balasan

    Kemlu Iran: Inggris Tak Punya Moral untuk Tuduh Iran—Kami Siap Ambil Tindakan Balasan

    Jul 14, 2026 23:56

    Pars Today - Kementerian Luar Negeri Iran, dengan mengutuk tindakan permusuhan Inggris terhadap Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menekankan: Tanggung jawab atas konsekuensi dan dampak politik, hukum, dan diplomatik yang merusak dari keputusan anti-Iran ini akan berada di pundak pemerintah negara tersebut.

  • Muhammad Tiga Tahun Berturut-turut Rajai Nama Bayi Laki-laki di Inggris

    Muhammad Tiga Tahun Berturut-turut Rajai Nama Bayi Laki-laki di Inggris

    Jul 11, 2026 12:04

    Pars Today - Kantor Statistik Nasional Inggris mengumumkan bahwa "Muhammad" pada tahun 2025 merupakan nama bayi laki-laki terpopuler di Inggris dan Wales, dan ini adalah tahun ketiga berturut-turut nama tersebut berada di puncak daftar.

  • Starmer: Stabilitas Hormuz adalah Kunci Ekonomi Inggris

    Starmer: Stabilitas Hormuz adalah Kunci Ekonomi Inggris

    Jul 09, 2026 13:19

    Pars Today - Perdana Menteri Inggris, tanpa mengutuk provokasi berulang oleh tentara teroris AS dalam agresi ilegal terhadap wilayah Iran, mengatakan bahwa tetap terbukanya Selat Hormuz berarti mengurangi tekanan ekonomi pada rakyat mereka.

  • Media Inggris Mengklaim Keir Starmer akan Mengundurkan Diri

    Media Inggris Mengklaim Keir Starmer akan Mengundurkan Diri

    Jun 21, 2026 15:57

    Pars Today – Sebuah media Inggris mengklaim bahwa Perdana Menteri negara itu kemungkinan akan mengundurkan diri pekan depan.

  • Inggris Sebut Pernyataan Menteri Zionis Menjijikkan

    Inggris Sebut Pernyataan Menteri Zionis Menjijikkan

    Jun 20, 2026 12:36

    Pars Today – Menteri Luar Negeri Inggris merespons pernyataan kontroversial pejabat dan menteri rezim Zionis tentang Lebanon, dan menyebutnya sebagai hal yang menjijikkan.

  • Starmer Terjepit: Krisis Pertahanan Inggris Mengguncang NATO

    Starmer Terjepit: Krisis Pertahanan Inggris Mengguncang NATO

    Jun 14, 2026 12:49

    Pars Today - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang menghadapi tekanan meningkat di dalam negeri pasca-pengunduran diri dua pejabat tinggi Kementerian Pertahanan, dalam telepon dengan Sekretaris Jenderal NATO dan pengulangan komitmen London untuk meningkatkan pengeluaran militer, berupaya mengelola krisis pertahanan negaranya yang semakin memuncak di ambang KTT aliansi militer ini dengan menampilkan kesetiaan kepada NATO.

  • Tak Mau Kalah, Inggris Juga Sambut Kesepakatan Iran-AS

    Tak Mau Kalah, Inggris Juga Sambut Kesepakatan Iran-AS

    Jun 15, 2026 11:07

    Pars Today – Perdana Menteri Inggris menilai kesepakatan Iran dan AS sebagai langkah penting dalam jalur penurunan ketegangan.

  • Warga Inggris Turun ke Jalan-jalan Menentang Pengobaran Perang AS dan Israel

    Warga Inggris Turun ke Jalan-jalan Menentang Pengobaran Perang AS dan Israel

    Jun 10, 2026 15:36

    Pars Today - Berbagai lapisan masyarakat Inggris, menyusul panggilan darurat kampanye "Hentikan Perang", mengadakan aksi protes di depan kantor Perdana Menteri negara itu menentang perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dan kawasan.

  • Parlemen Inggris Kecam Keras Israel, Desak Penghentian Penjualan Senjata & Sanksi

    Parlemen Inggris Kecam Keras Israel, Desak Penghentian Penjualan Senjata & Sanksi

    Jun 04, 2026 14:38

    Pars Today - Anggota Parlemen Inggris, dalam sidang darurat tentang perkembangan di Lebanon, mengutuk keras serangan Israel dan menyerukan penghentian penjualan senjata, peningkatan sanksi terhadap pejabat Israel, dokumentasi kejahatan perang, dan akuntabilitas bagi Tel Aviv di forum-forum internasional.

  • Peringatan untuk Pasar Energi AS / Media Inggris: 'Jangan Remehkan Iran

    Peringatan untuk Pasar Energi AS / Media Inggris: 'Jangan Remehkan Iran

    Jun 01, 2026 19:54

    Pars Today - Menjelang dimulainya perjalanan musim panas dan bersamaan dengan penurunan cadangan yang terus-menerus di Amerika Serikat, data dari Administrasi Energi AS menunjukkan bahwa jika situasi ini berlanjut, tahun 2026 akan tercatat sebagai periode penurunan cadangan bensin terpanjang dalam sejarah negara tersebut.