Starmer: Kami tidak harus Terlibat dalam Perang dengan Iran, Saya tidak akan Menyerah pada Tekanan Trump
https://parstoday.ir/id/news/world-i188570-starmer_kami_tidak_harus_terlibat_dalam_perang_dengan_iran_saya_tidak_akan_menyerah_pada_tekanan_trump
Pars Today – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menegaskan bahwa tekanan dari Trump tidak akan membuat London terlibat dalam perang dengan Iran.
(last modified 2026-04-16T06:25:52+00:00 )
Apr 16, 2026 13:20 Asia/Jakarta
  •  Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer
    Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer

Pars Today – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menegaskan bahwa tekanan dari Trump tidak akan membuat London terlibat dalam perang dengan Iran.

Menurut laporan YJC Rabu (15/4/2026), Keir Starmer, perdana menteri Inggris setelah ancaman terbaru, Donald Trump, presiden Amerika menekankan bahwa ia tidak akan menyerah pada tekanan.

 

Starmer, dalam pidatonya di hadapan anggota parlemen, menyatakan: “Posisi saya mengenai perang Iran sudah jelas sejak awal. Kami tidak akan terlibat dalam perang ini. Ini bukan perang kami.”

 

Perdana Menteri Inggris lebih lanjut menegaskan: “Saya tidak akan mengubah pendirian saya. Saya tidak akan menyerah. Bergabung dalam perang ini tidak sesuai dengan kepentingan nasional kami, dan kami tidak akan melakukannya.”

 

Trump, yang tampaknya membutuhkan bantuan dalam perang melawan Iran, sebelumnya dalam wawancara dengan Sky News menyatakan bahwa ketika AS meminta bantuan Inggris, “mereka tidak mendukung.” Ia juga secara tidak langsung mengancam bahwa kesepakatan perdagangan dengan London yang mengurangi tarif “selalu dapat diubah.”

 

Sebelum Starmer, Rachel Reeves, Menteri Keuangan Inggris, menyebut perang AS melawan Iran sebagai “kebodohan” dan mengatakan bahwa memulai tindakan semacam itu tanpa rencana keluar yang jelas adalah hal yang mengecewakan.

 

Reeves, pada hari Selasa, kepada surat kabar Mirror mengatakan: “Ini adalah perang yang tidak kami mulai. Perang yang tidak kami inginkan. Saya sangat kecewa dan marah bahwa Amerika Serikat terlibat dalam perang ini tanpa rencana keluar yang jelas dan tanpa ide yang jelas tentang apa yang mereka coba capai.”

 

Ia menambahkan: “Memulai konflik tanpa menentukan tujuan dan tanpa transparansi mengenai cara keluar darinya, menurut saya adalah kebodohan. Kebodohan ini akan memengaruhi keluarga di Inggris, serta di Amerika Serikat dan seluruh dunia.” (MF)