Penjelasan Penting Kemlu Iran terkait Tweet Araghchi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188642-penjelasan_penting_kemlu_iran_terkait_tweet_araghchi
Pars Today – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran memberikan penjelasan mengenai tweet Dr. Araghchi terkait Selat Hormuz.
(last modified 2026-04-18T06:39:18+00:00 )
Apr 18, 2026 13:11 Asia/Jakarta
  • Jubir Kemlu Iran, Esmail Baghaei
    Jubir Kemlu Iran, Esmail Baghaei

Pars Today – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran memberikan penjelasan mengenai tweet Dr. Araghchi terkait Selat Hormuz.

Menurut laporan kantor berita Tasnim, Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, dalam wawancara dengan saluran berita beberapa saat lalu mengenai tweet Menteri Luar Negeri Dr. Araghchi dan menjawab pertanyaan tentang situasi apa yang kita hadapi di Selat Hormuz, menyatakan: “Poin yang diungkapkan oleh Dr. Araghchi dalam tweet-nya berada dalam kerangka kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku sejak 8 April 2026 (19 Farvardin 1405 Hs) .”

 

"Beberapa poin kunci perlu diperhatikan. Pertama, searah dengan gencatan senjata yang telah disepakati di Lebanon, yang berarti sehubungan dengan pengumuman gencatan senjata di Lebanon pada malam tadi, telah diputuskan bahwa lalu lintas di Selat Hormuz akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang telah diumumkan dalam kerangka gencatan senjata tersebut.

 

Kerangka gencatan senjata itu adalah hal yang diumumkan pada 8 April. Secara sederhana, pihak lawan (Amerika Serikat) menyangkal bahwa gencatan senjata di Lebanon berlaku. Salah satu tuntutan yang sah dari rakyat kami adalah bahwa gencatan senjata harus mencakup Lebanon juga.

 

Selama periode ini, semua upaya kami difokuskan untuk menerapkan gencatan senjata berdasarkan elemen-elemen yang telah disepakati, baik dalam pertemuan di Islamabad maupun setelahnya.

 

Malam tadi, setelah pengumuman gencatan senjata di Lebanon, berbagai upaya besar dilakukan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, disepakati bahwa bagian terkait komitmen Iran, yang saya tekankan kembali bukanlah hal baru, melainkan pelaksanaan komitmen yang sama yang diumumkan pada 8 April, yaitu bahwa lalu lintas kapal dagang harus dilakukan dengan koordinasi Iran."

 

"Kami adalah negara pesisir dan berdasarkan koordinat serta spesifikasi yang telah kami umumkan sebelumnya, kami mengelola lalu lintas di Selat Hormuz.

 

Tweet menlu Iran

 

Dalam tweet Dr. Araghchi, disebutkan secara jelas bahwa menyusul gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas di Selat Hormuz akan dilakukan melalui rute yang ditentukan oleh Republik Islam Iran dan dengan koordinasi otoritas yang berwenang di Republik Islam Iran. Oleh karena itu, tweet ini merupakan bagian dari pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata, dengan penekanan eksplisit bahwa hal ini berlaku selama sisa periode gencatan senjata.

 

Pihak lawan tidak melaksanakan kesepakatan gencatan senjata dengan benar, sehingga kami secara timbal balik mengambil tindakan yang diperlukan.

 

Pihak lawan (Amerika Serikat) tidak mematuhi komitmennya. Sekarang, pihak lawan memutuskan untuk memenuhi komitmennya terkait gencatan senjata di Lebanon, dan kami secara timbal balik menyatakan bahwa lalu lintas di Selat Hormuz dapat dilakukan berdasarkan koordinat yang telah kami umumkan sebelumnya, yaitu dengan koordinasi otoritas yang berwenang dan melalui rute yang ditentukan oleh Republik Islam Iran.

 

Pertanyaan juga diajukan kepada Baghaei: ‘Setelah kesepakatan yang kami capai dengan perantara Pakistan, Amerika Serikat mengajukan klaim tentang blokade laut terhadap Iran. Anda telah melihat posisi Trump yang, meskipun Iran menyatakan Selat Hormuz terbuka, tetap melanjutkan blokade tersebut. Apa posisi Iran?’

 

Baghaei menjawab: "Tangan kami tidak terikat. Pertama, kami meminta rakyat dan media agar tidak terlalu memperhatikan permainan media dari pihak lawan. Mereka berulang kali mengambil posisi yang kontradiktif dan melakukan hal itu dalam rangka menciptakan suasana media. Iran adalah penjaga Selat Hormuz dan setiap kali diperlukan, demi kepentingan rakyat Iran, kami tidak akan ragu-ragu sedikit pun.

 

Seperti halnya kami serius terhadap komitmen kami, jika pihak lawan berniat untuk mengingkari janji (yang tampaknya memang demikian), maka Republik Islam Iran pasti akan mengambil tindakan yang diperlukan. Jika mereka telah menerapkan blokade laut, maka Republik Islam Iran pasti akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

 

Kami adalah negara yang pandai bernegosiasi, kami melihat kepentingan kami sendiri dan memiliki keberanian dalam menyatakan tuntutan dan kepentingan kami. Diplomasi Iran adalah kelanjutan dari pertahanan negara. Sama seperti para pembela tanah air yang berjuang dengan serius demi kepentingan negara kami, diplomat-diplomat kami juga melangkah dalam arah yang sama."

 

Jika pihak lawan mengingkari janji, maka Republik Islam Iran pasti akan mengambil tindakan balasan yang diperlukan demi kepentingan negara kami. Jika mereka berniat mewujudkan ancaman mereka, Iran juga akan bertindak, karena tindakan tersebut akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.

 

Kerangka kesepakatan gencatan senjata sudah jelas. Sudah dua minggu berlalu, dan dalam tujuh hingga delapan hari terakhir telah dilakukan negosiasi untuk mempersiapkan penghentian perang secara total. Kami belum pernah membahas perpanjangan gencatan senjata. Fokus utama Iran, dengan bantuan mediator Pakistan, adalah menciptakan kondisi untuk mengakhiri perang sepenuhnya dengan memperhatikan kepentingan dan hak rakyat Iran. (MF)