"Meksiko Hormat, Amerika Hina": Teguran Iran untuk Tuan Rumah Piala Dunia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191288-meksiko_hormat_amerika_hina_teguran_iran_untuk_tuan_rumah_piala_dunia
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengkritik tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat, dan mengatakan bahwa kompetisi ini tidak boleh menjadi alasan untuk diskriminasi dan pelecehan terhadap para atlet.
(last modified 2026-06-11T05:38:27+00:00 )
Jun 11, 2026 12:35 Asia/Jakarta
  •  Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran
    Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengkritik tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat, dan mengatakan bahwa kompetisi ini tidak boleh menjadi alasan untuk diskriminasi dan pelecehan terhadap para atlet.

Melansir IRNA, 10 Juni 2026, ParsToday melaporkan bahwa Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, pada hari Rabu (10/6) dalam sebuah pesan di media sosial X, merujuk pada perlakuan tidak pantas yang dialami para pemain dan anggota staf teknis tim sepak bola sejumlah negara di pintu masuk wilayah AS. Ia menulis:

"Sepak bola adalah wadah untuk persaingan sehat dan mendekatkan antarbangsa, bukan alasan untuk membuka peti dendam dan meluapkan kekecewaan atas perintah para penguasa. Piala Dunia seharusnya menjadi pesta global sepak bola, bukan kesempatan untuk penghinaan dan diskriminasi terhadap bangsa lain."

Baghaei menambahkan, "Bersamaan dengan beredarnya laporan tentang perilaku tidak pantas dan menjijikkan terhadap para pemain, wasit, dan tamu sepak bola di pintu masuk wilayah AS, sambutan hangat dan penuh hormat dari warga Meksiko terhadap tim-tim sepak bola mengingatkan kita pada satu fakta sederhana: 'menjadi tuan rumah yang baik' tidak diukur dari kemegahan stadion dan gembar-gembor politik. Menjadi tuan rumah yang baik diukur dari perilaku manusiawi dan kemampuan menciptakan perasaan menyenangkan bagi para tamu. Kredibilitas seorang tuan rumah tidak hanya dibangun oleh fasilitas olahraga dan hiruk-pikuk politik, melainkan oleh kualitas perilaku terhadap mereka yang datang ke negara tersebut untuk urusan sepak bola."(Sail)