IRGC Hantam Konsentrasi Pasukan AS di Pangkalan Ali Al Salem Kuwait
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193258-irgc_hantam_konsentrasi_pasukan_as_di_pangkalan_ali_al_salem_kuwait
Humas IRGC menyatakan bahwa radar Sistem C-RAM dan area berkumpul pasukan Amerika di Kuwait menjadi sasaran serangan Iran.
(last modified 2026-07-16T05:35:50+00:00 )
Jul 16, 2026 16:27 Asia/Jakarta
  • IRGC Hantam Konsentrasi Pasukan AS di Pangkalan Ali Al Salem Kuwait

Humas IRGC menyatakan bahwa radar Sistem C-RAM dan area berkumpul pasukan Amerika di Kuwait menjadi sasaran serangan Iran.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Humas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Kamis dini hari mengeluarkan pernyataan sebagai berikut:

"Wahai rakyat Iran yang pemberani dan bangkit! Menyusul serangan musuh pada tadi malam terhadap sejumlah wilayah pesisir dan kota-kota di bagian selatan negara, putra-putra pemberani Anda di Angkatan Laut dan Pasukan Dirgantara IRGC pada Kamis dini hari, dalam gelombang kedelapan Operasi Nasr 2 dengan sandi 'Ya Zainab al-Kubra (AS)', melaksanakan operasi gabungan menggunakan rudal dan drone. Dalam operasi tersebut, radar peringatan dini sistem C-RAM di Pangkalan Ali Al Salem (Kuwait) serta lokasi berkumpulnya prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat menjadi sasaran serangan dan dihantam."

IRGC juga menyampaikan:

"Sekali lagi kami mengingatkan rakyat Kuwait bahwa tindakan-tindakan ini dilakukan oleh Amerika Serikat dengan memanfaatkan wilayah Anda untuk menyerang Iran. Kami berharap saudara-saudari Muslim di Kuwait mengakhiri keberadaan para agresor di negara mereka dan menjalankan kewajiban Islam demi menjaga kehormatan dan martabat sejarah bangsa mereka."

IRGC Mengklaim Menembak Jatuh Drone MQ-9 dan Lucas

Dalam pernyataan terpisah, Humas IRGC menyatakan bahwa pada Kamis dini hari sebuah drone MQ-9 milik pihak yang disebut sebagai musuh berhasil dideteksi, dilacak, dan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara baru Pasukan Dirgantara IRGC di langit Andimeshk, Iran selatan.

Selain itu, sebuah drone Lucas milik pihak yang disebut sebagai musuh juga diklaim ditembak jatuh pada Rabu malam oleh sistem pertahanan udara canggih Pasukan Dirgantara IRGC yang berada di bawah jaringan pertahanan udara terpadu Iran di Bandar Abbas, Iran selatan.

Serangan Drone Angkatan Darat Iran ke Pangkalan Amerika di Yordania

Menurut laporan tersebut, drone Angkatan Darat Republik Islam Iran dalam tahap kesembilan Operasi Sa'eqeh dilaporkan menyerang situs radar tetap, sistem komunikasi, dan tangki bahan bakar milik Angkatan Darat Amerika Serikat di Pangkalan Al-Azraq, Yordania.

Laporan itu menyebutkan bahwa operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan yang dituduhkan kepada musuh terhadap sejumlah wilayah Iran, termasuk pangkalan militer Bampur di Iranshahr yang, menurut laporan tersebut, mengakibatkan gugurnya tujuh bintara dan prajurit Angkatan Darat Iran.

Pangkalan Al-Azraq disebut sebagai lokasi penempatan sistem pertahanan rudal serta salah satu pusat komando dan strategi utama pasukan Amerika Serikat di kawasan Asia Barat.

Angkatan Darat Iran juga mengecam serangan yang menurutnya menyasar asrama personel militer di Iranshahr. Dalam pernyataannya disebutkan bahwa tindakan tersebut mencerminkan sifat tidak manusiawi musuh dan tidak akan pernah dilupakan dalam sejarah.

Pernyataan itu menambahkan bahwa prajurit Angkatan Darat Iran akan tetap menjalankan tugas mempertahankan rakyat dan negara serta bertekad membalas darah para personel yang gugur.

Laporan Mengenai Serangan di Iran Selatan

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa provinsi Hormozgan, Sistan dan Baluchestan, serta Khuzestan di Iran selatan menjadi sasaran gelombang baru serangan pada Rabu malam hingga Kamis dini hari.

Disebutkan pula bahwa Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengeluarkan pernyataan yang menyatakan pasukannya sedang melakukan operasi terhadap Iran.

Selain itu, laporan tersebut mengklaim bahwa Rumah Sakit Anak Penderita Kanker Shahid Baqaei di Ahvaz turut terdampak serangan, sehingga setelah beberapa rudal jatuh di sekitar rumah sakit, fasilitas tersebut dievakuasi untuk sementara waktu.