Zarif: Perang Tumpas Teroris Berlanjut sampai Suriah Bebas
https://parstoday.ir/id/news/iran-i53461-zarif_perang_tumpas_teroris_berlanjut_sampai_suriah_bebas
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, hari ini krisis Suriah berada di titik balik. Ia juga menekankan berlanjutnya perang bersama melawan terorisme sampai seluruh wilayah Suriah terbebas dari cengkeraman kelompok-kelompok teroris.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 16, 2018 14:40 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif
    Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, hari ini krisis Suriah berada di titik balik. Ia juga menekankan berlanjutnya perang bersama melawan terorisme sampai seluruh wilayah Suriah terbebas dari cengkeraman kelompok-kelompok teroris.

Menlu Iran, Moahmmad Javad Zarif, Jumat (16/3/2018) di akhir pertemuan segitiga dengan Menlu Rusia dan Turki di Astana, Kazakhstan menjelaskan, pemberlakuan gencatan senjata dan pembentukan zona de eskalasi konflik, merupakan lompatan besar untuk mengakhiri perang mematikan di Suriah.

Zarif menambahkan, perundingan Astana memiliki peluang menjadi proses perundingan internasional paling sukses untuk mengurangi ketegangan di Suriah.  

Menurut Menlu Iran, memfasilitasi penyaluran bantuan dan akses bantuan kemanusiaan ke wilayah-wilayah konflik, merupakan bagian dari kesepakatan Astana.

Dalam pertemuan Astana dua hari lalu, kata Zarif, juga dibicarakan soal orang-orang yang ditangkap, disandera dan proses penyerahan jenazah serta identifikasi orang hilang dan ia menekankan bahwa proses ini harus berhasil.

perundingan Astana

Menlu Iran menegaskan, akses ke seluruh wilayah yang diduduki dan wilayah-wilayah yang mengalami krisis kemanusiaan, sangat penting dan perundingan Astana terus berusaha menyelesaikan masalah ini.

Menlu Iran, Rusia dan Turki, Jumat (16/3/2018) dalam pertemuan segitiganya membahas perkembangan terbaru perundingan Astana dan situasi Suriah, dan di akhir pertemuan merilis pernyataan bersama yang berisi 20 klausul.

Ketiga menlu itu menyatakan bahwa krisis Suriah tidak punya solusi militer dan menekankan berlanjutnya upaya memperkuat gencatan senjata, melindungi integritas teritorial Suriah dan membentuk komite konstitusi.

Menlu Iran, Rusia dan Turki sepakat untuk menggelar pertemuan berikutnya pada 4 April 2018 di Istanbul yang akan dihadiri oleh presiden ketiga negara. (HS/PH)