Velayati: Kerja Sama Iran-Suriah Redam Pengaruh Musuh di Timteng
https://parstoday.ir/id/news/iran-i54946-velayati_kerja_sama_iran_suriah_redam_pengaruh_musuh_di_timteng
Penasihat pemimpin besar revolusi Islam Iran untuk urusan internasional mengatakan, kerja sama Iran-Suriah dan negara-negara lain yang tercakup dalam poros Muqawama (perlawanan) adalah faktor efektif untuk mengurangi pengaruh Amerika Serikat, rezim Zionis dan musuh-musuh di kawasan.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 13, 2018 10:27 Asia/Jakarta
  • Ali Akbar Velayati
    Ali Akbar Velayati

Penasihat pemimpin besar revolusi Islam Iran untuk urusan internasional mengatakan, kerja sama Iran-Suriah dan negara-negara lain yang tercakup dalam poros Muqawama (perlawanan) adalah faktor efektif untuk mengurangi pengaruh Amerika Serikat, rezim Zionis dan musuh-musuh di kawasan.

Ali Akbar Velayati mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers bersama dengan Menteri Wakaf Suriah Mohammad Abdul-Sattar al-Sayyed di Damaskus pada Kamis (12/4/2018) petang.

 

Ia menggambarkan hubungan antara Iran dan Suriah sebagai hubungan yang bersejarah dan kuat.

 

"Tujuan dari perang teroris yang dilancarkan terhadap Suriah oleh rezim Zionis, AS dan rezim-rezim reaksioner di kawasan demi mengalahkan dan menghentikan peran Suriah sebagai mata rantai penting poros Muqawama," ujarnya seperti dikutip kantor berita Suriah, SANA.

 

Ia menambahkan, setelah tujuh tahun perang melawan kelompok-kelompok teroris, Suriah muncul dengan penuh kebanggaan dan kuat.

 

Velayati berharap kemenangan yang diraih Suriah akan berlanjut hingga terbebasnya seluruh wilayah negara ini dari pendudukan teroris dan keluarnya AS dari Suriah.

 

Dalam jumpa pers tersebut, menteri wakaf Suriah mengatakan, kemenangan militer Suriah dan poros Muqawama dalam menghadapi kelompok teroris dan pendukung mereka, yaitu AS dan Israel adalah kemenangan pemikiran yang haq atas yang batil.

 

Mohammad Abdul-Sattar lebih lanjut menyinggung Konferensi Internasional Persatuan Islam pertama yang digelar di Damaskus selama dua hari.

 

"Partisipasi luas perwakilan dari berbagai negara dunia dalam konferensi ini adalah pengumuman kemenangan Suriah terhadap semua konspirasi termasuk Wahhabisme," imbuhnya.

 

Menurutnya, Iran memiliki kehadiran yang berbeda dalam konferensi tersebut.

 

Konferensi Internasional Persatuan Islam pertama digelar di Damaskus, ibukota Suriah. Konferensi yang dimulai pada Rabu ini dihadiri oleh para ulama dan cendekiawan dunia Islam. (RA/PH)