Iran Kritik Rencana untuk Tambah Produksi Minyak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i59430-iran_kritik_rencana_untuk_tambah_produksi_minyak
Perwakilan Iran di OPEC, Hossein Kazempour Ardebili pada Sabtu (30/6/2018) malam, mengatakan Arab Saudi tidak memiliki kapasitas untuk menambah produksi minyak sampai 2 juta barel per hari.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jul 01, 2018 01:36 Asia/Jakarta
  • Hossein Kazempour Ardebili.
    Hossein Kazempour Ardebili.

Perwakilan Iran di OPEC, Hossein Kazempour Ardebili pada Sabtu (30/6/2018) malam, mengatakan Arab Saudi tidak memiliki kapasitas untuk menambah produksi minyak sampai 2 juta barel per hari.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan, Raja Arab Saudi telah menyetujui permintaannya untuk meningkatkan produksi minyak mungkin sampai ke dua juta barel.

Ardebili, seperti dilansir IRNA, menambahkan bahwa jika Saudi memenuhi permintaan itu, berarti mereka telah berjalan keluar dari OPEC.

"Pada 22 Juni, 15 anggota OPEC sepakat untuk mempertahankan pengurangan produksi harian 1,2 juta barel dan semua anggota tidak diizinkan untuk memproduksi melebihi kuota mereka, tetapi diminta untuk patuh 100 persen," jelasnya.

Pekan ini, pemerintah AS mendesak sekutu di seluruh dunia untuk memangkas impor minyak mentah mereka dari Iran menjadi nol sebagai bagian dari sanksi baru Washington terhadap Tehran.

Menteri Perminyakan Iran, Bijan Zangeneh dalam sebuah pernyataan di Wina pada 19 Juni lalu, mengatakan bahwa OPEC tidak menerima perintah dari Trump.

"Minyak tidak boleh digunakan sebagai senjata dan instrumen politik terhadap negara-negara lain," ujarnya.

Dia menekankan bahwa setiap keputusan di OPEC, membutuhkan kemufakatan di antara anggota. (RM)