Rouhani: Tanggung Jawab, Titik Kuat Tertinggi Pejabat Iran
-
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani.
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani mengatakan, tanggung jawab adalah titik kuat tertinggi para pejabat Republik Islam Iran.
Hal itu disampaikan Rouhani dalam sidang parlemen Iran pada hari Selasa (28/8/2018) ketika menjawab serangkaian pertanyaan yang diajukan anggota parlemen tentang kinerja ekonomi pemerintahannya.
Dia menambahkan, tidak ada seorang pun yang berpikir bahwa menjawab pertanyaan itu sebagai sebuah kelemahan, namun semua pejabat harus bertanggung jawab dalam kerangka tugas dan undang-undang.
Rouhani menjelaskan, tidak ada seorang pun dari rakyat Iran dan sahabat negara ini di dunia serta musuh Republik Islam yang berpikir bahwa hari ini adalah awal dari celah dan gap antara parlemen dan pemerintah.
Parlemen dan pemerintah, lanjutnya, memikul tanggung jawab dan tujuan yang besar, dan kedua belah pihak mengantarkan tanggung jawab ini sampai ke tujuan.
Presiden Iran lebih lanjut menerangkan, rakyat memiliki hak untuk bertanya; yaitu rakyat yang telah menyaksikan perubahan positif dalam bidang ekonomi, budaya, sosial, keamanan nasional dan kebijakan dalam dan luar negeri dalam pemerintahan ke-11 dan juga di awal pemerintahan ke-12.
Rouhani menuturkan, hari ini telah muncul pertanyaan penting bagi mereka; apa yang telah terjadi sehingga rakyat kita harus mengkhawatirkan masa depan kehidupan dan negara mereka? Mengenai hal ini, lanjutnya, harus ada penjelasan kepada rakyat bahwa persoalan akan terpecahkan dengan bimbingan Rahbar dan koordinasi tiga lembaga negara serta angkatan bersenjata.
"Pemerintah akan berusaha menggagalkan konspirasi Amerika Serikat," tegasnya.
Negarawan AS, lanjutnya, jangan berpikir bahwa mereka akan bahagia pasca berakhirnya sidang parlemen Iran pada hari ini. Namun mereka harus mengetahui bahwa mereka akan bersedih atas berakhirnya sidang ini, sebab, akhir dari sidang hari ini adalah persatuan yang lebih kuat antara parlemen dan pemerintah, dan antara lembaga peradilan dan angkatan bersenjta di bawah pengawasan dan bimbingan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran. (RA)