Presiden Iran: Tindakan AS Bentuk Terorisme Ekonomi
-
Presiden Hassan Rouhani.
Presiden Iran Hassan Rouhani, menyebut tindakan AS dalam mengintimidasi dan menekan bank-bank dan perusahaan lain untuk bekerja sama dengan Iran sebagai terorisme.
Rouhani dalam rapat kabinet hari Rabu (20/2/2019) di Tehran, menyinggung tentang kekalahan bertubi-tubi AS di hadapan Iran, dan mengatakan ketika Washington mengancam akan menghukum bank dan perusahaan yang bekerja sama dengan Tehran – tentu saja ini melanggar hukum internasional – maka negara itu sedang melakukan tindakan terorisme ekonomi.
"Rakyat Iran dengan persatuan dan kekompakan, akan meraih kemenangan dalam melawan tindakan terorisme ekonomi Amerika," tegasnya.
Dia menekankan bahwa Iran ingin bekerja sama dengan semua negara sahabat dan kami siap bekerja sama dan berinteraksi dengan dunia, tetapi kami tidak menerima sikap arogan.
Bangsa Iran, lanjutnya, tidak akan menerima sikap arogan dan dikte. "Negara-negara Eropa juga harus memenuhi janji yang sudah diberikan, karena ini akan menguntungkan kawasan dan dunia," serunya.
Mengenai pertemuan Sochi, Rouhani menuturkan KTT Sochi antara para pemimpin Iran, Rusia dan Turki berlangsung dengan sukses dan penuh koordinasi.
"Para pemimpin Iran, Rusia dan Turki sepakat bahwa kehadiran Amerika di Suriah melanggar aturan internasional dan negara itu bekerja untuk kepentingan teroris," ungkapnya. (RM)