Zangeneh: Kondisi Pasar Minyak sangat Rapuh
-
Zangeneh
Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Bijan Namdar Zangeneh mengatakan, pasar minyak dari sisi penawaran dan permintaan berada dalam kondisi mengkhawirkan dan labil.
Seperti dilaporkan IRNA, Zangeneh Senin (1/4) setibanya di Moskow untuk bertemu dan berunding dengan Menteri Energi Rusia, Alexander Novak menambahkan, Rusia termasuk produsen besar minyak di dunia dan oleh karena itu, Iran berkonsultasi dan berunding dengan sahabat Rusianya terkait pasar minyak.
"Amerika senantiasa menjatuhkan sanksi kepada produsen besar minyak dunia dan Rusia juga disanksi di pasar Minyak dari sisi pengembangan," paparnya.
Menteri perminyakan Iran seraya mengisyaratkan sanksi minyak Amerika kepada Venezuela dan Iran, Zanganeh menambahkan, seluruh negara termasuk Libya dan Nigeria juga menghadapi kesulitan akibat perilaku Washington. Oleh karena itu, menurutnya sebagian perundingan Iran dengan Rusia akan fokus pada kondisi pasar minyak.
Petinggi Washington selama beberapa pekan terakhir dalam babak baru serangan psikologis terhadap Iran mengklaim bahwa dengan berakhirnya ultimatum enam bulan kepada pembeli minyak Iran, AS tidak akan lagi memperpanjang tenggang waktu tersebut dan berencana menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang berkeja sama dengan Iran. (MF)