Zangeneh: Sanksi Minyak AS, Permusuhan terhadap Bangsa Iran
-
Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Bijan Namdar Zangeneh
Menteri Perminyakan Republik Islam Iran, Bijan Namdar Zangeneh mengatakan, sanksi minyak Amerika Serikat sebuah permusuhan terhadap bangsa Iran.
Ia juga menilai seberapa besar janji negara-negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk menutupi kekurangan minyak Iran di pasar global bakal terealisasi.
Ia menekankan, mereka membesar-besarkan kapasitas minyak mereka.
Pemerintah Amerika Senin lalu menyatakan, tidak ada lagi perpanjangan pengecualian sanksi bagi konsumen minyak Iran.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dalam sebuah jumpa pers menyatakan, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab berjanji akan menutupi kekurangan minyak di pasar global akibat sanksi terhadap minyak Iran.
Sementara itu, Republik Islam Iran menekankan, mimpi Amerika untuk menjadikan ekspor minyak Tehran ke titik nol tidak akan terbukti. (MF)