Penekanan Rouhani Pada Implementasi Perjanjian antara Iran dan Irak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69871-penekanan_rouhani_pada_implementasi_perjanjian_antara_iran_dan_irak
Presiden Republik Islam Iran menilai implementasi perjanjian Tehran-Baghdad adalah langkah penting menuju perkembangan cepat hubungan antara kedua negara seraya mengatakan, "Upaya kedua negara Iran dan Irak sedang untuk memajukan dan memperdalam hubungan antara kedua negara dari sebelumnya merupakan tuntutan dua bangsa Iran-Irak."
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
May 06, 2019 20:12 Asia/Jakarta
  • Barham Salih dan Hassan Rouhani di Irak
    Barham Salih dan Hassan Rouhani di Irak

Presiden Republik Islam Iran menilai implementasi perjanjian Tehran-Baghdad adalah langkah penting menuju perkembangan cepat hubungan antara kedua negara seraya mengatakan, "Upaya kedua negara Iran dan Irak sedang untuk memajukan dan memperdalam hubungan antara kedua negara dari sebelumnya merupakan tuntutan dua bangsa Iran-Irak."

Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran hari Senin (06/05) dalam percakapan telepon dengan Barham Salih, Presiden Irak menyinggung sikap bersama antara kedua negara mengenai masalah-masalah sensitif di kawasan dan internasional seraya menambahkan, "Kita menyaksikan perkembangan kawasan dan hubungan yang lebih dekat antara Iran dan Irak."

Hassan Rouhani dan Barham Salih di Irak

Rouhani juga merujuk pada serangan brutal rezim Zionis di Jalur Gaza dan mengatakan bahwa agresi rezim penjajah berlanjut setiap hari, dan sangat penting bagi negara-negara Islam untuk menjadi lebih aktif dalam masalah ini demi mencegah agresi para penjajah.

Presiden Republik Islam Iran juga mengatakan tentang tindakan destabilisasi Amerika Serikat di kawasan, termasuk menciptakan masalah dalam arah ekspor minyak Iran.

"Semua negara di kawasan dengan pemahaman tentang keadaan sensitif dan melakukan kerja sama harus dapat mencegah arogansi AS yang berusaha menciptakan ketidakstabilan di kawasan," ungkap Rouhani.

Rouhani menekankan bahwa "tindakan destabilisasi AS di kawasan tidak diragukan lagi akan membahayakan rakyat di wilayah itu dan bahkan bangsa Amerika."

Barham Salih, Presiden Irak dalam percakapan tersebut juga mencatat hubungan historis, budaya dan kepentingan bersama kedua negara Iran dan Irak seraya mengatakan bahwa upaya Baghdad adalah untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Tehran berdasarkan perjanjian yang ada.

Presiden Irak juga menyebut situasi saat ini di kawasan mengkhawatirkan seraya menambahkan bahwa Irak menentang segala ketegangan di kawasan.