Abdollahian: Zionis tidak Memiliki Masa Depan di Kawasan
-
Abdollahian
Asisten khusus ketua parlemen Iran bidang internasional seraya menyebut ilegal rezim Zionis Israel mengatakan, tak diragukan lagi Zionis tidak memiliki tempat dan masa depan di kawasan.
Hossein Amir Abdollahian saat bertemu dengan ketua Kantor Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dan Jihad Islam Palestina di Tehran menekankan, Republik Islam Iran hanya mengakui secara resmi negara Palestina dengan ibu kota al-Quds.
Ia menyebut menggelikan normalisasi hubungan sejumlah pemimpin Arab dengan Israel dan menambahkan, eskalasi instabilitas dan kerugian adalah hasil dari membuka pintu bagi Zionis di kawasan.
"Saat ini Israel mengalami kondisi politik paling buruk, sementara kebuntuan politik dan kelemahan serta ketakutan terhadap muqawama, merupakan dua elemen utama dan saat ini Israel," papar Amir Abdollahian.
Asisten khusus ketua parlemen Iran bidang internasional menilai kerja sama dan saling percaya negara-negara Islam dan Arab di kawasan sebagai faktor yang memperkuat keamanan, stabilitas dan pembangunan. "Republik Islam Iran menyambut kerja sama di semua bidang dan bertumpu pada prinsip bertetangga serta persaudaraan," ungkap Abdollahian.
Khaled Qaddumi, ketua kantor Hamas dan Naser Abu Sharif, ketua kantor Jihad Islam Palestina di Tehran saat menjelaskan transformasi terbaru Palestina, menekankan tekad muqawama untuk membebaskan Quds dan bumi bersejarah Palestina. (MF)